Breaking News:

Pilkada Bantul

Bentuk PPK Independen, KPU Bantul Buka Tanggapan Masyarakat

Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul terus melakukan sejumlah persiapan tahapan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho bersama para komisioner. 

"Tujuannya, para anggota PPK yang nantinya terpilih benar benar figur yang berintegritas, profesional dan independen," katanya.

Tanggapan dari masyarakat mengenai calon anggota PPK itu menurut Didik nantinya akan menjadi bahan klarifikasi kepada si calon.

Namun demikian, Ia menegaskan bahwa tanggapan harus disampaikan secara jelas.

Baik masyarakat yang menyampaikan tanggapan maupun calon yang diberikan tanggapan, identitasnya harus jelas.

Beredar Surat Palsu Pungutan CPNS di DLH Bayar Rp 1 Juta, Pemkab Bantul Pastikan Itu Hoaks

Didik juga menjamin bahwa proses seleksi anggota PPK dilakukan secara gratis.

"Tidak ada pungutan biaya," tuturnya.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bantul, Musnif Istiqomah menambahkan, masa kerja petugas PPK di pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020 ini selama 9 bulan.

Terhitung sejak awal Maret sampai dengan 30 November 2020.

"Mereka (PPK) akan secara resmi dilantik pada tanggal 29 Februari 2020," terang Musnif. Ia juga memberikan catatan bahwa PPK nantinya diharuskan berdomisili diwilayah kerja. Aturan itu diberlakukan sebagai langkah efektivitas kerja PPK yang berkomitmen bekerja penuh waktu, selama tahapan pemilihan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved