Antisipasi Tanggul Jebol, Polsek Juwiring Cek Bantaran Sungai Bengawan Solo di Desa Serenan

Antisipasi Tanggul Jebol, Polsek Juwiring Cek Bantaran Sungai Bengawan Solo di Desa Serenan

Antisipasi Tanggul Jebol, Polsek Juwiring Cek Bantaran Sungai Bengawan Solo di Desa Serenan
Dok Polres Klaten
Personil Bhabinkamtibmas Desa Serenan Polsek Juwiring Polres Klaten Bripka Arip Ahkandar bersama Kanit Provost Aiptu Wagimin dan perangkat desa Serenan Harjanto melakukan pemantauan sekaligus pengecekan tanggul sungai Bengawan Solo yang melintas di Desa Serenan. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Hujan dengan intensitas tinggi yang masih terjadi selama bulan Januari 2020 di wilayah Kabupaten Klaten menjadi perhatian Polsek Juwiring, khususnya wilayah pemukiman di dekat aliran sungai Bengawan Solo.

Oleh karena itu, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian bersama dengan perangkat desa Serenan melakukan pengecekan tanggul di wilayah desa setempat.

Pengecekan dilakukan oleh personel Desa Serenan Polsek Juwiring Bripka Arip Ahkandar bersama Kanit Provost Aiptu Wagimin dan perangkat desa Serenan Harjanto.

Pengecekan dlakukan dengan menyusuri tanggul sungai Bengawan Solo yang ada di Dukuh Nambangan sampai dengan Dukuh Badran.

Kadishub Klaten Meninggal saat Downhill di Sleman, Begini Kronologinya

Dalam pengecekan tersebut, ditemukan adanya rumpun bambu yang tersangkut di bawah jembatan Serenan.

Bripka Arip menuturkan pengecekan dan pemantauan ini bekerja sama dengan pemerintahan desa serta koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSB) karena mereka yang lebih paham serta mengetahui pasti kondisi tanggul saat musim hujan datang.

“Selama pengecekan tidak terdapat tanggul yang rusak maupun longsor tetapi pada bantaran sungai tepatnya di Dukuh Badaran terdapat longsor karena merupakan daerah pertemuan arus dari sungai Dengkeng dan Sungai Mulur, pihak desa maupun warga telah melakukan penanaman pohon untuk pencegahan erosi ke tanggul sungai,” ujarnya.

Bawaslu Klaten Minta Bupati Tak Lakukan Mutasi Jabatan 6 Bulan Sebelum Penetapan Calon

Sementara itu Harjono yang turut serta melakukan pengecekan menerangkan pihak desa telah melakukan koordinasi dengan BBWSB terkait longsor di bantaran sungai di Dukuh Bardan agar segera dilakukan penanganan agar erosi tidak terus meluas ke arah tanggul sungai.

Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kapolsek Juwiring AKP Anggono saat ditemui menjelaskan Desa Serenan menjadi prioritas pengawasan dan pengecekan karena terdapat sungai Bengawan Solo yang rawan terjadi luapan saat intensitas hujan tinggi.

“Kami terus berkoordinasi baik dengan pemerintahan desa maupun BBSWB guna memantau sekitar tanggul dan dari pantaun terdapat aman, serta debit air di sungai Bengawan Solo masih normal,” jelasnya.(Tribunjogja/Victor Mahrizal)

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved