Bantul

Terdampak Cuaca Ekstrem, BPBD Bantul Catat 210 Kejadian Pohon Tumbang dan Longsor

Meskipun ada ratusan pohon tumbang dan beberapa terdampak longsoran, namun hingga saat ini, belum ada warga yang dievakuasi.

Terdampak Cuaca Ekstrem, BPBD Bantul Catat 210 Kejadian Pohon Tumbang dan Longsor
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Awal tahun 2020 sebagian wilayah Indonesia dilanda cuaca ekstrem, tak terkecuali di Bumi Projotamansari.

Dari tanggal 3 Januari sampai pekan kedua, BPBD Bantul mencatat sedikitnya sudah ada 210 titik kejadian, berupa pohon tumbang dan longsor.

"Longsor ada di beberapa tempat. Namun yang paling mendominasi adalah pohon tumbang," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto, ditemui Minggu (12/1/2020).

Satukan Langkah Hadapi Bencana, BPBD Kumpulkan Puluhan Organisasi Relawan di Bantul

Meskipun ada ratusan pohon tumbang dan beberapa terdampak longsoran, namun menurut Dwi, hingga saat ini, belum ada warga yang dievakuasi.

Hal tersebut karena dampak dari bencana tersebut masih ringan.

Kerugian ditaksirnya juga tidak terlalu banyak.

"Kurang lebih hanya sekitar Rp 50an juta," kata dia.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

Lebih lanjut, Dwi Daryanto mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG, ancaman bencana dari cuaca ekstrem diperkirakan akan terus terjadi sampai 15 Januari mendatang.

Pihaknya mengimbau kepada warga agar selalu waspada, meningkatkan kemampuan diri dan kesiapsiagaan, terutama warga yang tinggal di peta zona rawan bencana longsor.

Seperti misalnya di Kecamatan Piyungan, Dlingo, Pleret, Pundong, Pajangan dan di sebagian wilayah kecamatan Pandak.

"Masyarakat di sana harus meningkatkan kemampuan untuk terus menjaga, supaya tidak ada korban, ketika ada longsor," kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved