Redesain Simpang Monjali Jalur Tol Solo-Yogyakarta-Bawen, Penjelasan Sri Sultan HB X

Berita Terbaru jalan tol bawen Yogyakarta Solo dan redesain jalur tol di simpang monjali monumen Jogja Kembali

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
earth.google.com/
Simpang Monjali 

Sigit memaparkan, nantinya redesain ini akan memberikan dampak pelebaran jalan. Sehingga, ada pembebasan lahan.

"Perlu pembebasan dan ada pergeseran atau pelebaran jalan. Mungkin di kanan atau di kiri jalan existing," urainya.

PPK Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Yogya-Solo, Totok Wijayanto menjelaskan, target dari revisi desain tol Yogya-Solo dari elevated menjadi atgrade selesai pada minggu pertama Januari sudah keluar desain terbarunya.

Totok mengatakan, redesain jalan tol yang sebelumnya elevated (melayang) di atas ringroad utara inu dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan BPJT.

Totok menyebutkan, untuk perubahan desain di kawasan Monjali ini akan sepanjang satu hingga dua kilometer.

"Perhitungan sementara redesain ya sekitar 1- 2 kilometer, nanti kita lihat desainnya seperti apa. Yang jelas, ada garis imajiner yang tidak bisa ditabrak ya," urainya.

Selain mengenai garis atau sumbu imajiner yang khawatir ditabrak, ada beberapa pertimbangan perubahan desain itu, antara lain terkait keselamatan lalu lintas.

Perubahan desain ini, kata Totok, jalan tol akan mulai dibuat menurun pada jarak 1 kilometer dari arah timur dan mulai naik atau melayang lagi pada jarak 1 kilometer ke arah barat.

Nantinya, titik turun dan naik ini juga akan disesuaikan dengan perempatan jalan.

Hal ini, tentu saja akan berdampak pada semakin banyaknya lahan yang akan dibebaskan dengan panjang desain at grade sekitar dua kilometer.

Apalagi, sebut Totok, akan ada jalan melingkar setengah lingkaran karena jalan nasional menjadi jalan tol.

Wilayah Terdampak di Yogyakarta

Ilustrasi jalur Tol Yogyakarta-Solo yang melintasi wilayah Sleman, Senin (18/11/2019)
Ilustrasi jalur Tol Yogyakarta-Solo yang melintasi wilayah Sleman, Senin (18/11/2019) (Tribun Jogja/ Alexander Ermando)

Sedikitnya 20 desa dan delapan kecamatan yang berada di Kabupaten Sleman ini akan dilewati proyek tol Solo-Yogya-Bawen. Di 20 desa ini akan ada sebanyak 3.628 bidang tanah dan permukiman yang terdampak dengan luasan lahan sekitar 2.211.094 meter persegi atau 221,1 hektar (ha).

Berikut wilayah kecamatan dan desa yang terdampak tol Solo-Yogya-Bawen bersumber dari pemaparan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY yang didapatkan Tribunjogja.com |

Untuk pembangun jalan tol Yogya-Bawen akan melewati lima kecamatan dan delapan desa dengan panjang jalan ± 10, 9 kilometer. Untuk total bidang mencapai 722 dengan luasan lahan sekitar 467.026 meter persegi. Wilayah yang akan terdampak proyek tersebut diantaranya adalah

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved