Jawa

Disperindag Sebut Kenaikan Harga Cabai di Kota Magelang Tak Terlalu Berpengaruh

Disperindag Kota Magelang menilai kenaikan harga cabai seperti terjadi di daerah lain, tidak terlalu berdampak di Kota Magelang.

Disperindag Sebut Kenaikan Harga Cabai di Kota Magelang Tak Terlalu Berpengaruh
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Pedagang di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang menunjukkan cabai dagangannya yang kini harganya melambung tinggi, Minggu (12/1/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang menilai kenaikan harga cabai seperti terjadi di daerah lain, tidak terlalu berdampak di Kota Magelang.

Meski mahal, daya beli masyarakat masih tinggi.

Cabai pun tetap dibeli.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Vivi Eri Setyowati mengatakan, kenaikan harga cabai sudah terpantau sebelum Hari Raya Natal tahun 2019 kemarin.

Harga Cabai di Kota Magelang Kian Pedas

Saat masa natal lalu, harga cabai sekitar Rp 40 ribu per kilogram, kemudian setelah itu mengalami penurunan.

Baru bulan Januari 2020 ini, terjadi kenaikan.

Harganya mencapai Rp 50 ribu per kilogram.

"Kenaikan dimulai sebelum Hari Raya Natal. Sudah terpantau sebelum natal, saat itu harganya hanya Rp 40 ribu. Kemudian agak turun. Dimulai Januari 2020 terjadi kenaikan," kata Vivi, Minggu (12/1/2020).

Berdasarkan pantauan rutin harga kebutuan pokok dari Disperindag Kota Magelang pada Jumat (10/1/2020) lalu di Pasar Rejowinangun, harga cabai Merah Besar Biasa/Teropong mencapai Rp 50ribu per kilogram ; Cabai Merah Besar Keriting, Rp 52 ribu per kilogram.

Halaman
123
Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved