Liga Indonesia

Negosiasi Urung Temui Titik Temu, Seto Nurdiyantoro : Sekarang Bolanya Ada di Manajemen PSS Sleman

Masa depan pelatih Seto Nurdiyantoro di PSS Sleman hingga kini masih menjadi teka-teki, meski kedua pihak telah bertemu, Sabtu (11/1/2020).

Negosiasi Urung Temui Titik Temu, Seto Nurdiyantoro : Sekarang Bolanya Ada di Manajemen PSS Sleman
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Masa depan pelatih Seto Nurdiyantoro di PSS Sleman hingga kini masih menjadi teka-teki, meski kedua pihak telah bertemu, Sabtu (11/1/2020).

"Hari ini sudah ada pertemuan, dan bolanya sekarang ada di manajemen," ujar Seto kepada Tribunjogja.com, Sabtu (11/1/2020).

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut ada beberapa poin pembicaraan termasuk beberapa 'syarat' yang ia ajukan.

Resmi Gabung Arema FC, Eks Gelandang PSS Sleman Dinilai Cocok dengan Gaya Main Mario Gomez

"Saya sudah sampaikan evaluasi dari musim kemarin, juga bagaimana perjalanan tim. Kita sudah ada negosiasi, tapi kan yang datang tadi belum bisa memutuskan," ujar Seto.

"Begini, jadi saya tanyakan ke manajemen soal target musim depan apa sih. Kalau evaluasinya, apakah mess yang representatif dan lapangan reguler sudah ada? yang tim butuhkan itu lapangan reguler bukan lapangan kampung. Itu bukan syarat sih sebenarnya, tapi lebih ke kebutuhan tim," tambahnya.

Lebih lanjut, Seto mengatakan tak memberikan deadline atau tenggat waktu.

Namun, jika perkiraannya kompetisi di mulai Maret 2020, artinya PSS hanya memiliki waktu sekira 1,5 bulan untuk persiapan.

Dave Mustaine Resmi Pamit dari PSS Sleman, Susul Kushedya Hari Yudo Gabung Arema FC?

Disisi lain, dari sekira 15 pemain yang ia rekomendasikan untuk dipertahankan, sebagian besar lepas dan berlabuh ke tim lain.

"Saya tidak kasih deadline, artinya kalau kompetisi dimulai Maret, kita hanya punya waktu persipana satu setengah bulan. Kalau banyak pemain yang keluar, artinya saya harus bangun tim dari awal lagi. Artinya sekarang kan tergantung manajemen, keputusannya cepat atau lambat," kata Seto.

"Semakin cepat ada keputusan, maka pembentukan tim juga semakin cepat. Kalau manajemen lambat, ya pembentukan tim juga akan lambat," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved