Sport

Pemeriksaan Saksi Sidang Gugatan Atlet ke KONI DIY Dilanjutkan Pekan Depan

Sidang sengketa sembilan atlet Kota Yogyakarta yang dinyatakan gagal lolos verifikasi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019 lalu, kembali dilanjutkan

Pemeriksaan Saksi Sidang Gugatan Atlet ke KONI DIY Dilanjutkan Pekan Depan
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Ketum KONI Kota Yogya, Tri Joko Susanto memberikan keterangan pada awak media seusai menjadi saksi pada sidang sengketa sembilan atlet Kota Yogyakarta yang dinyatakan gagal lolos verifikasi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019 di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Kamis (9/1/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM -  Sidang sengketa sembilan atlet Kota Yogyakarta yang dinyatakan gagal lolos verifikasi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019 lalu, kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Kamis (9/1/2020). 

Sidang yang dipimpin majelis hakim, Asep Permana ini memasuki agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Kuasa Hukum pihak penggugat, Bastari Ilyas, S.H., M.H mengatakan dari tiga saksi yang disiapkan, hanya Ketum KONI Kota Yogya, Tri Joko Susanto yang akhirnya diperiksa.

Sidang Sengketa Sembilan Atlet Kota Yogya, Penggugat Akan Siapkan 25 Saksi

"Karena pemeriksaan saksi pertama cukup lama karena banyak keterangan yang dia ketahui dan yang diberikan. Daripada terpotong di tengah jalan, sekalian saja di awali lagi saksi selanjutnya di sidang pekan depan, Kamis (16/1/2020) dari pagi hari. Apa yang dikatakan saksi pertama bagus, sangat menguatkan gugatan kita," kata Bastari seusai sidang.

"Pekan depan kami akan siapkan 25 saksi, yang terbagi dalam tiga klasifikasi. Nanti akan kembali kita seleksi itu," tambahnya.

Adapun tiga klasifikasi saksi-saksi yang disiapkan terdiri dari pengurus KONI Kota Yogya, atlet hingga pengurus KONI Pusat. Ketiga latar belakang saksi ini nantinya akan memberikan keterangan dalam persidangan dengan fokus subyek berbeda.  

Sementara itu, Tri Joko Susanto yang menjadi saksi pertama mengatakan bahwa pertanyaan seputar mutasi atlet menjadi fokus utama dalam pemeriksaan.

Sidang Sengketa Sembilan Atlet Kota Yogya, Penggugat dan Tergugat Serahkan Alat Bukti Tambahan

"Sebagian besar pertanyaan dalam sidang tadi memang menyangkut masalah mutasi atlet, kalau dihitung sepertinya lebih dari 50 pertanyaan yang saya dapat di persidangan tadi. Saya jawab pertanyaan itu sesuai duduk perkara sebenarnya serta yang saya ketahui," kata Tri Joko.

Lebih lanjut, Tri Joko dalam persidangan tersebut menegaskan bahwa buku aturan Porda dan buku aturan mutasi atlet yang dikeluarkan KONI DIY sebelum Porda digelar menjadi penyebab persoalan tersebut. 

Sebab itu, sejak awal kemunculannya, dirinya meminta KONI DIY untuk mencabut dan memperbaikinya sebelum diterapkan.

Halaman
12
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved