Kisah Perjuangan Ria Irawan Jadi Surivor Kanker Hingga Meninggal Dunia

Aktris senior Ria Irawan meninggal dunia pada Senin, 6 Januari 2020 pagi. Suami Ria Irawan, Mayky Wongkar, membenarkan kabar tersebut

Editor: Iwan Al Khasni
sains.kompas.com/
Ria Irawan 

Aktris senior Ria Irawan meninggal dunia pada Senin, 6 Januari 2020 pagi. Suami Ria Irawan, Mayky Wongkar, membenarkan kabar tersebut. "Iya benar. Meninggal jam 4 subuh," kata Mayky saat dihubungi Kompas.com.

Ria mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Saat ini, jenazah Ria akan segera dibawa ke rumah duka di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, untuk disemayamkan.

Ria Irawan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2019).
Ria Irawan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2019). ((Kompas.com/Tri Susanto Setiawan))

Jauh hari sebelum meninggal dunia. Ria Irawan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM).

Hal itu lantaran penyebaran sel kanker atau metastase Ria Irawa menyebar hingga ke otak dan paru-paru.

Oleh sebab itu, Artis bernama lengkap Chandra Ariati Dewi itu menjalani perawatan di rumah sakit karena sakit kanker yang dideritanya.

Beberapa tahun lalu, Ria sempat menyatakan bahwa kondisinya membaik dan sel-sel kanker di tubuhnya berhasil disembuhkan.

Vidi Aldiano Mengaku Depresi Ketika Dirinya Didiagnosis Kanker Ginjal

Namun ternyata sel kanker di tubuh Ria menyebar ke organ tubuh lain dan ia kembali dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Salemba, Jakarta Pusat.

Dalam sejumlah kesempatan dan akun media sosialnya, Ria selalu berbagi tentang proses pengobatan yang dijalaninya.

Ia juga menularkan semangat kepada sesama survivor kanker untuk berjuang bersama.

Vonis kanker Pada sebuah kesempatan, Ria sempat mengisahkan riwayat penyakit yang dideritanya.

Ria mengungkapkan, awalnya, pada 2009, ia mengetahui ada miom di dalam rahimnya.

Siswi SMAN 3 Yogyakarta Teliti Ekstrak Bonggol Nanas Sebagai Salah Satu Terapi Kanker

"Saya sudah berbiasa melihat kehidupan survivor kanker sehingga ketika saya didiagnosis (menderita) kanker, bagi saya, (itu) bukan sesuatu yang mengagetkan," demikian pernyataan yang pernah diungkapkan Ria, 10 Januari 2016, seperti dikutip dari pemberitaan Harian Kompas, 18 Januari 2015.

Namun, kala itu Ria menghindari untuk melakukan operasi pengangkatan rahim. Hingga kemudian ia didiagnosis menderita kanker endometrium atau kanker dinding rahim.

Pada 30 September 2014, Ria menjalani operasi pengangkatan rahim. Dokter juga melakukan biopsi.

Dari situ, diketahui bahwa kanker di tubuh Ria sudah menyebar ke kelenjar getah bening pada bagian panggul. Indung telur Ria turut diangkat bersama dengan rahimnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved