Pendidikan

Siswi SMAN 3 Yogyakarta Teliti Ekstrak Bonggol Nanas Sebagai Salah Satu Terapi Kanker

Siswi SMAN 3 Yogyakarta melakukan penelitian mengenai penghambat pertumbuhan pembuluh darah dari ekstrak bonggol nanas sebagai terapi kanker.

Siswi SMAN 3 Yogyakarta Teliti Ekstrak Bonggol Nanas Sebagai Salah Satu Terapi Kanker
istimewa
Dua siswi SMAN 3 Yogyakarta melakukan penelitian mengenai penghambat pertumbuhan pembuluh darah dari ekstrak bonggol nanas sebagai salah satu terapi kanker. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2018, angka prevalensi kanker di DIY mencapai 4,9 permil, sementara angka prevalensi kanker di Indonesia adalah 1,8 permil.

Hal itu menandakan, DIY memiliki prevalensi kanker tertinggi di Indonesia.

Berangkat dari hal tersebut, dua siswi SMAN 3 Yogyakarta melakukan penelitian mengenai penghambat pertumbuhan pembuluh darah dari ekstrak bonggol nanas sebagai salah satu terapi kanker.

Adalah Zhafira Mafaz dan Afra Majida Hariono yang melakukan penelitian berjudul 'Efek Antiangiogenesis dari Ananas comosus terhadap Membran Korioalantois (MKA) Embrio Telur Ayam'.

Siswa SMAN 3 Yogyakarta Olah Krim Kue Rasa Sayur

"Kami meneliti tentang terapi kanker ini karena prevalensi kanker di DIY hampir mencapai tiga kali lipat dari data nasional menurut Riskesdas Kementerian Kesehatan 2018. Selain itu, kanker dapat menyerang siapa saja, seperti halnya yang terjadi pada orang-orang terdekat kami," kata Mafaz, Sabtu (4/1/2020).

Lanjut dia, pada penelitian ini yang digunakan adalah bagian bonggol nanas yang kemudian diberikan pada embrio telur ayam.

Ekstrak bonggol nanas memiliki potensi sebagai agen antiangiogenesis.

Ia menjelaskan, langkah-langkah pembuatan ekstrak bonggol nanas yakni bonggol nanas dipotong kecil kemudian dikeringkan dalam oven bersuhu 50 derajat lalu dihaluskan menjadi bubuk.

Bubuk tersebut dilarutkan dengan etanol 96 persen lalu dipaparkan dengan gelombang ultrasonik.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

Kemudian, etanol diuapkan sehingga didapatkan ekstrak kental.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved