Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba di Surabaya, Pelaku Nekat Melawan dan Lukai Petugas Pakai Pisau

Kronologi polisi menembak mati seorang pengedar narkoba di Surabaya, pelaku nekat coba melawan petugas saat digerebek

Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba di Surabaya, Pelaku Nekat Melawan dan Lukai Petugas Pakai Pisau
Ist via tribunnews.com
Ilustrasi Penembakan 

Kronologi polisi menembak mati seorang pengedar narkoba di Surabaya, pelaku nekat coba melawan petugas saat digerebek

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menunjukkan barang bukti 1,525 kg sabu dan 950 butir pil ineks yang ditemukan dari Gudang Narkoba di Jambon Sidoarjo, Kamis (2/12/2019).
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menunjukkan barang bukti 1,525 kg sabu dan 950 butir pil ineks yang ditemukan dari Gudang Narkoba di Jambon Sidoarjo, Kamis (2/12/2019). (SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq )

TRIBUNJOGJA.COM - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menembak mati pelaku pengedar narkoba di wilayah Surabaya.

Kali ini, giliran Unit Idik II Satresnarkoba yang menembak seorang pelaku pengedar narkotika itu, Kamis (2/1/2020) pagi.

Meski belum diketahui identitas pelaku, Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP M Akhyar, membenarkan tembak mati pelaku kejahatan narkotika itu.

"Iya benar," jawabnya singkat.

Tribunjogja.com melansir dari Surya, kurir sekaligus pengedar narkoba ditembak mati polisi, karena melawan dan melukai dua anggota opsnal Unit Idik II Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Danang dan Ipda Yoyok Hardianto.

Pengedar sabu itu adalah Rizal Wahyu Putra, pemuda berusia 28 tahun asal Petemon Kuburan Surabaya.

Kasus Narkoba di Kota Magelang Masih Tergolong Tinggi

Laporan Akhir Tahun, Polresta Yogyakarta Ungkap 118 Kasus Narkoba Sepanjang 2019

Rizal merupakan tangan kanan bandar yang mengelola gudang narkotika di wilayah Jambon Sidoarjo.

Saat ditangkap, awalnya polisi menemukan Sekitar 50 gram sabu dan 50 butir pil ineks di rumah tersangka di Petemon Kuburan.

Tak lama, polisi meminta Rizal untuk menunjukkan barang bukti lainnya, sebab polisi menemukan beberapa bungkus plastik yang dilakban dalam kondisi terbuka seperti bekas paket.

"Tersangka kemudian menunjukkan di mana ia menyimpan sabu yang dikendalikan oleh seorang bandar di wilayah Jambon, Sidoarjo. Di sana kami menggerebek sebuah rumah dan ternyata bandar yang dimaksud sudah tidak ada di lokasi," beber Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, Kamis (2/12/2019).

Polres Magelang Ungkap 39 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2019

BNN Kota Yogyakarta Terus Berupaya Tekan Angka Coba Pakai Narkoba Pelajar di DIY

Di dalam rumah tersebut terdapat puluhan paket berisi sabu dan ratusan pil ineks serta sebuah senjata tajam jenis pisau berukuran sekitar 40 cm.

Tanpa disangka, Rizal kemudian mengambil pisau tersebut dan berusaha melawan petugas.

"Ada dua anggota kami terluka karena tebasan senjata tersebut. Dengan pertimbangan keselamatan, kami terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan mengenai dada. Seketika tersangka lumpuh dan dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong saat perjalanan ke rumah sakit," tandas alumnus terbaik AKPOL 1995 itu. (*/surya)

 

Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved