Kenali Post-Holiday Syndrome, Depresi yang Terjadi Setelah Masa Libur Berakhir
Kenali Post-holiday syndrome,depresi yang terjadi setelah orang-orang menikmati liburan.Depresi ini bisa menyebabkan perubahan perasaan.
Tayang:
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Mona Kriesdinar
wifivox.com
wifivox.com, Ilustrasi orang Post-Holiday Syndrome, depresi yang terjadi setelah liburan berakhir
Gaya hidup sehat bermanfaat untuk menghilangkan stress saat masa liburan kurang berkualitas.
Olahraga tertaur dan makananan bergizi dapat menjaga diri dari depresi kelanjutan.
- Tetap bersosialisasi
Megobrol bersama teman dan keluarga bisa jadi pilihan menyenangkan setelah sibuk dengan berbagai rutinitas kerja.
Rasa akan kesepian seringkali muncul ketika sendiri apalagi saat bekerja. Menjaga komunikasi bersama orang dekat dapat menghindari sindrom pasca liburan.
- Carilah bantuan
Cari bantuan misal konsultasi ke psikologi, cerita pada keluarga maupun teman dekat. Menelepon kerabat jauh melalui telepon bisa menjadi pilihan untuk mengurangi sindrom pasca liburan.
(*)
(Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-orang-post-holiday-syndrome-depresi-yang-terjadi-setelah-liburan-berakhir.jpg)