Yogyakarta

Terminal A Bandara Adisutjipto Akan Disulap Jadi Jogja Culinary Airport

Nantinya area ruang tunggu akan diubah menjadi pusat kuliner dan terbuka bagi masyarakat umum.

Terminal A Bandara Adisutjipto Akan Disulap Jadi Jogja Culinary Airport
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Suasana ruang tunggu Terminal A Bandara Adisutjipto Yogyakarta beberapa waktu lalu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PT Angkasa Pura (AP) 1 Yogyakarta akan memindahkan seluruh penerbangan domestik dan internasional di Bandara Adisutjipto ke Yogyakarta International Airport (YIA).

Pemindahan tersebut dijadwalkan pada 29 Maret 2020.

Mengenai Bandara Adisutjipto, General Manager AP 1 Yogyakarta Agus Pandu Purnama mengatakan bandara tersebut akan tetap melakukan aktivitas penerbangan.

"Hanya saja nantinya penerbangan akan dilakukan di Terminal B, di mana semuanya berjenis pesawat propeller," jelas Pandu saat dihubungi pada Senin (23/12/2019).

Persiapan Posko Nataru, Angkasa Pura 1 Terjunkan 205 Personil di YIA dan Bandara Adisutjipto

Sementara Terminal A Akan disulap menjadi Jogja Culinary Heritage Airport.

Pandu menjelaskan nantinya area ruang tunggu akan diubah menjadi pusat kuliner dan terbuka bagi masyarakat umum.

Sejumlah atraksi menarik pun akan dilengkapi di Terminal A.

Nantinya akan dibuat konsep di mana publik bisa merasakan langsung suasana bandara sekaligus seolah-olah sebagai penumpangnya.

"Nanti pengunjung bisa bersantai di ruang tunggu ini berlatarkan pesawat yang mendarat dan lepas landas," papar Pandu.

Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata

Saat seluruh penerbangan pesawat jet resmi dipindah, Pandu mengatakan bangunan Terminal A akan diperluas hingga area Drop Zone.

Pengunjung nantinya akan masuk melalui underpass terminal, sementara parkir kendaraan seluruhnya berada di sisi utara rel kereta.

Pandu juga memastikan harga makanan di Terminal A saat berubah konsep nantinya akan sama dengan harga di luar. Sebab pihaknya tidak akan menerapkan sewa ruang dengan standar bandara.

"Bandara Adisutjipto ini harus tetap hidup karena sudah jadi ikonnya Yogyakarta, karena itu harus dilestarikan," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved