Jawa

Angka Stunting di Magelang Masih Tinggi, Capai 29,69 Persen pada Tahun 2018

Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017, angka stunting mencapai 37,6 persen. Angka ini mencapai 29,69 persen di tahun 2018.

Angka Stunting di Magelang Masih Tinggi, Capai 29,69 Persen pada Tahun 2018
istimewa
Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana memberikan pengarahan di Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Tahun 2019, di Hotel Atria, Kota Magelang, Selasa (17/12/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Angka stunting di Kabupaten Magelang dinilai masih tinggi.

Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017, angka stunting mencapai 37,6 persen.

Angka ini mencapai 29,69 persen di tahun 2018.

Langkah nyata pun perlu segera dilaksanakan untuk mengatasi masalah tersebut.

Pemkab Magelang Bentuk Kampung Anak Sejahtera untuk Tekan Stunting

Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana sendiri mengatakan, jumlah stunting di Kabupaten Magelang masih cukup tinggi.

Seperti hasil PSG (Pemantauan Status Gizi) pada tahun 2017, Jawa Tengah mencapai 28,5 persen.

Di Kabupaten Magelang mencapai 37,6 persen menduduki ranking kedua se-Jawa Tengah.

"Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 angka stunting Kabupaten Magelang menurun yaitu 29,69 persen, oleh karena itu perlu segera dicarikan solusi," ungkap, Edi Cahyana saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Tahun 2019, di Atria Hotel, Selasa (17/12/2019).

Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata

Dikatakan Edi, perubahan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat perlu didorong, juga langkah nyata untuk akses 100-0-100 di tahun 2020 yang akan datang, yakni 100 persen akses air bersih, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen akses sanitasi.

"Terlebih khusus dalam pencapaian 100 persen Stop Buang Air Besar Sembarang atau Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Magelang," tutur Edi.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti, mengatakan, kegiatan Rakerkesda Tahun 2019 ini merupakan agenda tahunan, yang juga merupakan forum musyawarah tertinggi sektor kesehatan di Kabupaten Magelang.

"Rakerkesda dimaksudkan untuk menggali informasi dan masukan berharga dalam rangka pengembangan program dan kebijakan di bidang kesehatan," kata Retno. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved