Yogyakarta
Tepis Stigma Negatif, Pengguna Vape di Yogyakarta Lakukan Rontgen Massal
Vapers Jogja ingin membuktikan bahwa penggunaan alat penghantar nikotin ini tak seburuk yang diberitakan beberapa bulan terakhir ini.
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ratusan pengguna vape menggelar aksi rontgen massal di sebuah laboratorium klinik di Yogyakarta, Jumat (20/12/2019) sore.
Tujuannya tak lain ingin membuktikan bahwa penggunaan alat penghantar nikotin ini tak seburuk yang diberitakan beberapa bulan terakhir ini.
Tata Jamil Perwakilan Vapers Jogja menuturkan sejatinya vape telah membantu sebagian besar masyarakat dari upaya untuk berhenti merokok dan sudah menjadi alat alternatif yang dipilih dibanding alat-alat alternatif lainnya.
"Cek up rontgen massal paru-paru ini menjadi bukti nyata dan fakta bahwa vape ini tidak seperti stigma dan asumsi yang sering dibicarakan akhir-akhir ini," paparnya di sela kegiatan rontgen.
• Pakai Vape untuk Berhenti Merokok? Ternyata Keliru
Tata mengatakan sejatinya vape ini telah membantu banyak pihak mengurangi konsumsi nikotin secara konvensional dan justru membawa kebaikan-kebaikan lain setelah menggunakan vape.
"Kami sudah merasakan kebaikan vape dan sebenarnya semua orang sudah tahu. Ini (rontgen) menjadi bukti faktanya," paparnya.
Pihaknya berharap dengan keberanian para vapers melakukan cek up rontgen paru ini menjadi bukti bahwa vape bukanlah alat berbahaya yang seperti dibicarakan akhir-akhir ini.
Sementara itu, Katon Nugroho salah satu pengguna vape asal Yogyakarta mengaku telah merasakan manfaat saat beralih dari perokok aktif menjadi vapers.
• Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata
Ia mengaku setelah menggunakan vape kondisi dadanya tidak sesesak saat menjadi perokok aktif.
"Yang perlu diingat vape ini uap bukan asap," tambahnya.
Kegiatan rontgen masal pengguna vape ini diikuti oleh lebih dari puluhan komunitas dan stakeholder vape di DIY dan Kedu.
Nantinya hasil rontgen akan dipamerkan dalam acara bertajuk 'Jogja Berparu Nyaman' yang akan diselenggarakan pada Januari 2020 mendatang.
Dalam acara mendatang, juga akan diisi talkshow tentang vape dan kesehatan paru dengan mengundang sejumlah stakeholder seperti pemerintah, kedokteran, bea cukai, komunitas vape, vape antusias dan lainnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tepis-stigma-negatif-pengguna-vape-di-yogyakarta-lakukan-rontgen-massal.jpg)