Ketika Kakak Cemburu Pada Si Adik
Memiliki dua anak balita yang umurnya hanya terpaut beberapa tahun saja memang membuat orang tua harus memberikan perhatian ekstra
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Hari Susmayanti
Pria yang bergelut di dunia jurnalistik ini kerap mendapati anak sulungnya melakukan ekspresi yang dirasa membahayakan keberadaan si bungsu.
Misalnya saat spontan berjingkrak di samping adiknya yang tengah tidur atau spontan mendorong si adik karena merasa aktivitasnya terganggu saat tengah bermain.
Diakui Yosef, terkadang ia hanyut dalam situasi yang kemudian membuatnya melakukan tekanan pada si sulung agar tak membahayakan adiknya.
Meskipun ia sadar, si sulung memang masih balita dan pemahamannya terhadap sebuah situasi masih sangat dangkal.
"Memang si sulung sejak sebelum punya adik sudah ekspresif. Setelah punya adik mungkin merasa perhatian untuknya berkurang karena ada adiknya. Tapi namanya masih kecil jadi harus kita maklumi dan mencoba sebijak mungkin memberi pengertian pada si sulung meski kadang juga merasa jengkel ketika setiap hari menghadapi ujian seperti itu," kata Yosef sembari berkelakar.
Jangan Abai Pada Pendapat Anak
Lucia Peppy Novianti, M. Psi., Psikolog, psikolog yang aktif di dunia parenting dan founder Wiloka Workshop ini menuturkan, kecemburuan kakak kepada adik sebetulnya hal yang wajar.
Ini terjadi biasanya karena ada hal yang hilang dari sikap orangtuanya kepada si kakak.
Misalnya perhatian, waktu, fokus orangtua yang tadinya bisa penuh ke kakak jadi harus ada yang berkurang.
Selain kecemburuan, kadang sikap yang muncul pada kakak adalah konflik berupa sayang dan benci yang berlangsung bersamaan.
" Di satu waktu merasa sayang ke adik namun juga merasa sebel karena adik membuat perhatian orangtua menjadi berkurang.Ketika ini terjadi pada anak maka orangtua perlu merespon secara bijak, " terang Peppy.
Peppy menjelaskan, ketika mengalami situasi ini, orang tua sebaiknya menghindari menyalahkan si kakak atas perilaku negatif yang dimunculkan akibat rasa cemburu tersebut.
Ketika sikap itu dilakukan anak, orang tua bisa memberikan respon seperti ketika anak melakukan perbuatan negatif lainnya.
Terutama bila perilakunya kasar atau ditujukan ke adik, hindari menyalahkan kakak dan lebih membela si adik.
Ketika si kakak dalam kondisi yang netral atau sedang bisa diajak bicara asik, mulai masukkan pengertian kepada anak tentang bagaimana perlunya berbagi perhatian kepada kakak dan adik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-ibu-dan-anak-bermain-musik.jpg)