Liga 1 2019

Curi Poin di Kandang PSM Makassar, Begini Komentar Pelatih PSS Sleman

PSS Sleman gagal mempertahankan keunggulan satu gol di babak pertama atas tuan rumah PSM Makassar pada lanjutan Liga 1 2019.

Curi Poin di Kandang PSM Makassar, Begini Komentar Pelatih PSS Sleman
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro pada sesi jumpa pers beberapa waktu lalu 

TRIBUNJOGJA.COM - PSS Sleman gagal mempertahankan keunggulan satu gol di babak pertama atas tuan rumah PSM Makassar pada lanjutan Liga 1 2019.

Skor 1-1 menyudahi laga yang berlangsung di Stadion Andi Mattalata, Minggu (15/12/2019) malam tersebut.

Satu gol PSS Sleman diciptakan oleh legiun asing asal Ukraina Yevhen Bokhashvili dipenghujung babak pertama menit ke-45 (+1)

Sedangkan satu gol balasan dari tuan rumah PSM Makassar diciptakan melalui titik putih oleh Aaron Evans pada menit ke-68.

PSS Sleman Bawa Satu Poin dari Kandang PSM Makassar

Tambahan satu poin itu membuat posisi PSS Sleman naik satu tingkat ke peringkat 7 klasemen sementara dengan raihan 45 poin.

Namun posisi PSS Sleman masih bisa disalip kembali oleh 3 tim yang berada di bawahnya yakni Persib Bandung, Arema FC dan PSIS Semarang yang belum memainkan partai ke-33 mereka.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro tetap bersyukur dengan raihan satu poin tersebut dan mengapresiasi kerjankeras para pemainnya.

"Hasil 1-1 kita syukuri, ini merupakan hasil yang positif buat PSS. Sebelumnya kami sempat mencoba menggunakan formasi ini di Lamongan tapi hasilnya tidak maksimal, lalu kita coba disini dan perkembangannya pemain paham," ujarnya pada sesi jumpa pers seusai laga.

5 Minuman yang Bisa Membantu Tidur Jadi Nyenyak

Diakui Seto, meski pemain PSS Sleman mulai paham dengan formasi 3-4-3 yang ia terapkan, namun dalam perkembangannya pemain masih sering kehilangan bola saat menyerang dan itu akan menjadi catatan untuk di evaluasi.

"Dari sisi bertahan saat kita menguasai bola untuk menyerang kita masih sering kehilangan, itu yang akan menjadi evaluasi dan ada beberapa evaluasi lagi di situ. Dari awal saya sudah bilang kita belajar pada pertandingan ini," jelasnya.

Mengomentari jalannya pertandingan, pemilik lisensi kepelatihan AFC Pro itu menilai timnya banyak tertekan pada laga tersebut, terutama di babak pertama.

"Jalannya pertandingan di babak pertama kami sering tertekan tapi kami mencoba untuk melakukan serangan secara sporadis. Dan di menit-menit terakhir kami banyak melakukan kreativitas serangan dan itu sebenarnya yang saya inginkan," kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved