Catat! Faktor-faktor Pemicu Darah Tinggi dan Cara Efektif Menurunkan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sangat sering dijumpai. Umumnya hipertensi disebabkan oleh gaya hidup tak sehat

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
internet
ilustrasi 

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sangat sering dijumpai. Umumnya hipertensi disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Orang yang sudah terkena hipertensi harus mengontrol tekanan darahnya. Sebab, hipertensi yang tidak terkontrol bisa memudahkan timbulnya komplikasi penyakit seperti stroke hingga jantung.

Anda perlu tahu, berikut ini beberapa pemicu darah tinggi.

1. Hipertensi primer

Disebut juga dengan hipertensi esensial, tipe hipertensi ini tidak memiliki penyebab yang spesifik dan mudah dikenali. Sebagian besar dipicu oleh faktor lingkungan, genetik, dan juga bertambahnya umur.

2. Hipertensi sekunder

Ini merupakan kenaikan tekanan darah yang dipicu oleh penyakit lain yang diderita seseorang. Pada wanita, hipertensi tipe ini juga bisa muncul karena kehamilan.

Pada umumnya tekanan darah kembali normal jika penyakit penyebabnya diobati.

Penyebab lain hipertensi meliputi:

- Kecanduan alkohol. Konsumsi alkohol berlebihan dalam jangka panjang akan meningkatkan tekanan darah. Kalori dari alkohol juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan, di mana kegemukan juga jadi faktor pemicu hipertensi.

- Obat-obatan. Mengonsumsi beberapa jenis obat-obatan, seperti antidepresi, kafein, pil KB, obat migrain, dan obat anti-peradangan, juga bisa meningkatkan tekanan darah.

- Sleep apnea. Penyebab utama hipertensi sekunder adalah sleep apnea atau henti napas berulang saat tidur akibat mendengkur.

- Obesitas. Kelebihan lemak di tubuh membutuhkan oksigen dan nutrisi, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan itu. Kerja berlebih dari jantung itu pada akhirnya meningkatkan tekanan darah.

- Pola makan buruk. Jika seseorang mengonsumsi makanan mengandung sodium tinggi, makanan berlemak, atau minuman berkafein, risiko mengalami hipertensi meningkat.

- Gaya hidup kurang gerak. Gaya hidup sedentari yang dicirikan oleh kurang aktivitas fisik juga menjadi penyebab utama hipertensi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved