Dampak Serius Saat Pasangan Suami Istri Mulai Jarang Berhubungan Intim

Pernikahan tanpa hubungan intim yang memuaskan bisa menimbulkan ancaman serius bagi keutuhan rumah tangga.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

Metafora ini menyerapai pernikahan tanpa seks, kasih sayang atau keintiman.

Kiat mengatasi pernikahan tanpa keintiman

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki kekurangan keintiman dalam pernikahan Anda:

- Tanyakan pada diri sendiri dan pasangan Anda bagaimana Anda berdua sampai pada momen di mana Anda memutuskan untuk membina bahtera rumah tangga.
- Diskusikan kebutuhan Anda secara terbuka satu sama lain.
- Jangan salahkan pasangan Anda untuk situasi ini. Tanyakan pada diri sendiri apa peran Anda dalam hal ini?
-Katakan satu sama lain bahwa Anda berdua akan membuat komitmen untuk memperbaiki masalah keintiman Anda .
- Mulailah dengan berpegangan tangan, saling menatap mata, memulai kontak fisik
- Pada siang hari, ketika Anda pergi bekerja, saling mengirim teks romantis, ungkapkan bagaimana Anda merindukannya dan bagaimana Anda tidak sabar untuk kembali ke rumah.
- Saling berbicara, berpelukan sambil menonton film di malam hari, menikmati hidangan lezat bersama, mandi bersama, atau saling memijat.
- Jaga kesehatan dan penampilan fisik Anda. Tetap bugar dan menarik.
- Berhentilah mengeluh. Tidak ada yang tertarik pada seseorang seperti itu. Sebaliknya, kembangkan minat Anda sendiri dan kejar hobi dan hasrat Anda.
- Jangan takut untuk berbagi fantasi Anda dengan pasangan Anda.
- Detoksifikasi hubungan Anda. Ini berarti menyingkirkan kepahitan, kemarahan, dendam dan mulai memperlakukan satu sama lain dengan cinta, kebaikan, dan kasih sayang.
- Sesekali lakukan permainan seks yang lain sehingga tidak monoton.
- Rencanakan akhir pekan dan hari libur. Anda tidak harus pergi ke tempat yang jauh dan mahal - bahkan piknik kecil pun bisa digunakan.
- Lihatlah masa lalu dan ingat saat Anda bergairah satu sama lain. Kembalikan momen-momen itu kembali ke masa kini dan masa depan.
Mencari konseling. Pakar profesional dapat membantu Anda memahami masalah Anda dan membimbing Anda untuk menyelesaikannya bersama. (Tribun Jogja / Marriage.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved