Gunungkidul

Wakil Bupati Gunungkidul Imbau Masyarakat Tidak Sembarangan Tangkap Ular Kobra

Immawan menyampaikan, kepada masyarakat kepek agar lebih berati-hati dan tidak sembarangan untuk menangani ewan melata terutama ular Kobra yang muncul

Wakil Bupati Gunungkidul Imbau Masyarakat Tidak Sembarangan Tangkap Ular Kobra
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Kemunculan belasan ular Kobra di Dusun Kepek I, Desa kepek, Kecamatan Wonosari yang menggegerkan warga kepek sepekan terakhir ini mendapatkan perhatian dari Wakil Bupati Gununungkidul, Immawan Wahyudi.

Immawan menyampaikan, kepada masyarakat kepek agar lebih berati-hati dan tidak sembarangan untuk menangani hewan melata terutama ular Kobra yang muncul di tenga-tengah pemukiman warga.

"Warga harus berhati-hati saat beraktivitas karena ular ini munculnya di tengah pemukiman," katanya, saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (5/12/2019).

Hiiii . . . Puluhan Ular Kobra Berkeliaran di Perumahan, Warga Kerja Bakti Memburu Ular

Immawan mengimbau kepada masyarakat ketika menemukan atau bertemu dengan ular kobra agar tidak menangani ular tersebut seorang diri karena masyarakat awam belum tentu mengerti bagaimana cara menangani ular kobra.

"Laporkan kepada petugas yang kira-kira lebih bisa mengatasi secara baik karakter dan bahaya dari binatang melata terutama ular," ujarnya.

Dirinya juga mengimbau kepada warga terutama yang memiliki anak-anak untuk memberikan pemahaman berbahayanya binatang melata terutama ular kobra.

"Tentu saja kami akan memberi arahan kepada OPD terkait yang punya kordinasi dengan BKSDA, dalam hal ini adalah DLH untuk turut mewaspadai dan membantu warga dalam menghadapi fenomena ini," katanya.

Video Viral Ular Piton Serang Turis di Afrika Selatan, Mau Diselamatkan Tapi Malah Menyerang

Selanjutnya dirinya juga akan berkoordinasi dengan Puskesmas dan unsur kesehatan lainnya agar siap untuk melayani jika sampai terjadi korban dari gigitan ular kobra.

"Puskesmas dimohon melayani secara baik jika sampai ada warga yang terserang binarang melata atau ular," katanya.

Sementara itu, warga Dusun Kepek I Ervan Bamang menambahkan tadi malam warga mendapatkan 4 ular kembali berupa 3 ular kobra dan satu ular hijau.

"Tadi malam ada 4 lagi yang ketangkap dan 3 kobra satu ular hijau. Ular kobra berukuran cukup besar, kurang lebih berukuran satu meter," katanya.

Belasan ular kobra yang ditemukan masyarakat kebanyakan berukuran kecil namun tetap saja berbahaya bagi masyarakat sekitar.

"Padahal kejadian ini bukan yang pertama kalinya, tahun lalu juga ditemukan ada 32 ekor kobra disini (Kepek), sekarang muncul lagi. Rumah saya juga sempat kemasukan ular kobra," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved