Kulon Progo

Dua Oknum Perangkat Desa di Kulon Progo Kemplang Dana Desa Rp1,15 Miliar

Kejari Kulon Progo tengah menyelidiki kasus dugaan tindak korupsi oleh dua oknum perangkat Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo.

Dua Oknum Perangkat Desa di Kulon Progo Kemplang Dana Desa Rp1,15 Miliar
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Kajari Kulon Progo, Widagdo Mulyono Petrus 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulon Progo tengah menyelidiki kasus dugaan tindak korupsi oleh dua oknum perangkat desa di Kecamatan Sentolo.

Keduanya diduga telah menyelewengkan penggunaan Dana Desa hingga senilai Rp1,150 miliar.

Kejari dalam hal ini sudah menetapkan keduanya sebagai tersangka. Yakni, Kepala Desa, HS (55) dan Bendahara Desa SMD (61).

Mereka diduga telah menggelapkan dana desa tersebut selama lima tahun untuk masa tahun anggaran 2014 hingga 2018.

Polres Magelang Kota Ringkus Pelaku Penggelapan Bermodus Meminjam Sepeda Motor

"Dua orang itu hanya memotong-motong (dana) saja. Nilainya mungkin kecil tapi terus berulang dalam lima tahun anggaran sehingga ada kerugian negara yang ditimbulkan,"kata Kepala Kejari Kulon Progo, Widagdo Mulyono Petrus, Rabu (4/12/2019).

Pihaknya memulai penyelidikan kasus dugaan korupsi itu setelah menerima laporan dari masyarakat di awal November 2019.

Dalam pemeriksaan awal terhadap pembukuan desa, petugas Kejari menemukan adanya dugaan penggelapan dana desa hingga senilai total sekitar Rp1,15 miliar.

Kejari juga mendapatkan laporan hasil audit dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) daerah setempat yang mendukung dugaan tersebut.

Modus tersangka dalam hal ini adalah dengan memotong dana yang digunakan untuk berbagai program fisik maupun non fisik di desa.

Dana yang diserahkan kepada pihak ketiga sebagai pelaksana justru dipotong dalam besaran sekian rupiah dari pagu anggarannya.

Halaman
12
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved