Yogyakarta

DPRD DIY Dorong Revisi Perda Penanggulangan HIV/Aids

Perda baru nantinya harus mampu memberi payung hukum sosialisasi secara gamblang menyasar hingga kelompok-kelompok agama, PKK dan dasawisma.

DPRD DIY Dorong Revisi Perda Penanggulangan HIV/Aids
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kalangan legislatif meminta agar Perda DIY nomor 12 tahun 2010 tentang Penanggulangan HIV AIDS DIY direvisi.

Payung hukum imi dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

"Perda harus direvisi menyesuaikan kondisi saat ini, " ujar Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, Kamis (4/12/2019).

KPA DIY Catat 21 Difabel di Yogyakarta Idap HIV

Revisi Perda, kata Huda, harus mengarah pada upaya preventif, sosialisasi yang masif dan mendukung terwujudnya 3 zero di 2030 yaitu zero kasus baru, zero kematian akibat HIV AIDS, zero diskriminasi.

Dia juga mengatakan, dari segi infrastruktur layanan kesehatan untuk penanganan HIV AIDS di DIY sudah cukup memadai.

"Yang dibutuhkan saat ini justru langkah pencegahan, sosialisasi yang masif kepada seluruh elemen masyarakat.
Masyarakat melihat penyakit ini sangat mengerikan menurut saya. PR terbesar yang kami lakukan dan memberikan edukasi baik kepada masyarakat secara umum," jelasnya.

Benarkah Polusi Udara Merusak Mata?

Huda Tri Yudiana menyebut adanya kasus baru, dan juga diskriminasi terjadi karena masyarakat awam belum paham tentang HIV AIDS secara utuh.

Perda baru nantinya harus mampu memberi payung hukum sosialisasi secara gamblang menyasar hingga kelompok-kelompok agama, PKK dan dasawisma.

Pegiat Penanggulangan HIV AIDS - Mahda mengatakan untuk menekan diskriminasi pada ODHA, perlu kampanye perubahan paradigma terkait HIVAIDS, bahwa HIV AIDS tidak menakutkan, sehingga semua orang berani Tes HIV AIDS demi kesehatannya selanjutnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved