Jawa

Delapan Persen Berkas CPNS Kota Magelang Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat

Panitia seleksi CPNS Pemerintah Kota Magelang sendiri tengah melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas persyaratan administrasi yang telah dikumpulk

Delapan Persen Berkas CPNS Kota Magelang Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono, diwawancarai soal CPNS usai rapat koordinasi Persiapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Magelang Tahun 2020 di Hotel Atria Kota Magelang, Senin (2/12/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019 untuk Pemerintah Kota Magelang telah ditutup, Senin (25/11/2019).

Panitia seleksi CPNS Pemerintah Kota Magelang sendiri tengah melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas persyaratan administrasi yang telah dikumpulkan para pelamar.

Dari data Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, jumlah pelamar yang mengisi formulir terdapat 3.779 orang.

Pemkot Magelang Siap Dukung Penyelenggaraan Pilwalkot Magelang 2020

Jumlah pelamar yang sudah submit sebanyak 3.734 orang dengan rincian formasi pendidikan 1.888 orang, kesehatan 673 orang, dan teknis 1.174 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono, mengatakan, dari 3.734 pelamar, terdapat delapan persen pelamar yang berkasnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), atau sebanyak 299 orang.

"Berkas yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sebesar delapan persen dari berkas yang telah disubmit. Data ini per Senin (2/12/2019) dan verifikasi masih terus dilakukan. Data masih bisa berkembang," ujar Aris, Senin (2/12/2019).

Dikatakan Aris, berbagai penyebab yang membuat berkas pelamar dinyatakan TMS.

Seperti, syarat ijazah yang tidak memenuhi, kesalahan pada surat lamaran, kurangnya berkas persyaratan, dan ketidaksesuaian kualifikasi pendidikan dengan formasi yang didaftar pelamar.

"TMS ini karena ada yang syarat ijazah tidak memenuhi. Ada juga kesalahan pada surat lamaran, yang seharusnya lamaran ditujukan ke Walikota Magelang, tetapi surat ditulis kepada Bupati Magelang. Ada juga yang pelamar dari sarjana ekonomi syariah, tetapi yang dibutuhkan adalah sarjana ekonomi saja," tutur Aris.

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham Nantikan di Cpns.kemenkumham.go.id dan Sscasn

Dari jadwal penerimaan CPNS Pemkot Magelang Tahun 2019 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Magelang melalui surat pengumuman nomor 800/793/430/2019, pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan pada 16 Desember 2019. Sementara masa sanggah dilakukan pada 17-19 Desember 2019.

"Para pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dapat mengajukan sanggahan pada masa sanggah sesuai jadwal yang telah ditetapkan," kata Aris.

Untuk diketahui, Pemkot Magelang membuka 225 formasi untuk CPNS 2019 ini. Formasi tersebut terdiri dari guru 132 formasi, tenaga kesehatan 78 formasi, dan tenaga teknis 15 formasi.

Jumlah pelamar yang mengisi formulir CPNS sendiri ada sebanyak 3.779 orang. Pelamar yang telah submit ada sebanyak 3.734 orang, terdiri dari formasi pendidikan 1.888 orang, formasi kesehatan 672 orang, dan tenaga teknis 1.174 orang.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved