2020, Pemda DIY Rekrut 250 Pegawai Tidak Tetap

Sedikitnya 250 tenaga bantu atau tenaga pemerintah non PNS direkrut oleh Pemerintah DIY.

2020, Pemda DIY Rekrut 250 Pegawai Tidak Tetap
M. Nur Huda/ Tribun Jogja
Ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) se Kabupaten Bantul menggelar pertemuan di Rumah Dinas Bupati Bantul, Kamis (20/2/2014) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya 250 tenaga bantu atau tenaga pemerintah non PNS direkrut oleh Pemerintah DIY.

Nantinya mereka akan menempati 172 jabatan di sejumlah instansi.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY menyebut SK yang diberikan nantinya adalah sebagai pegawai tidak tetap (PTT).

“Pendaftar yang lolos semua tahapan akan diberikan SK sebagai Pegawai Tidak tetap sehingga mendapatkan sejumlah seperti BPJS, cuti dan lainnya. Jadi derajatnya dinaikkan, bukan lagi honorer,” jelas Kepala BKD DIY, Agus Supiyanto, baru-baru ini.

Perlu diketahui pendaftaran online dan penyerahan berkas dimulai sejak Selasa (26/11/2019) hingga Kamis (28/11/2019) lalu.

Kemudian pengumuman hasil seleksi administrasi dilakukan pada Desember 2019 mendatang.

Sementara itu, dari 250 tenaga bantu setiap jabatan rata-rata dibutuhkan hanya satu hingga dua orang, dengan kualifikasi pendidikan beragam mulai dari SLTA hingga S1.

Mereka akan ditempatkan di sejumlah instansi di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan SLB Negeri, serta SMA dan SMK Negeri di berbagai daerah di DIY.

Pelamar CPNS 2019 Bisa Ikut Simulasi Tes CAT BKN di Yogyakarta dan Semarang, Begini Caranya

2900 Pelamar Berebut 250 Formasi CPNS di Kabupaten Gunungkidul

Adapun tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, komptensi dasar, kompetensi bidang serta wawancara atau praktik.

Agus menjelaskan, perekrutan tenaga bantu itu dilakukan seiring masih banyak kebutuhan pegawai, sementara Pemerintah Pusat hanya memberikan jatah 717 formasi dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Dia menjelaskan, tenaga bantu yang lama juga telah dievaluasi.

Menurutnya, dari hasil evaluasi tersebut jika tidak lolos untuk melanjutkan kontrak telah umumkan melalui pengumuman tenaga bantu untuk mengisi kekosongan.

Jika tenaga bantu yang lama tidak lolos evaluasi, tetap diperbolehkan untuk mendaftar selama memenuhi syarat.

“Proses seleksi dilakukan secara terbuka termasuk menggunakan sistem CAT,” ujarnya. (Tribunjogja/Agung Ismiyanto)

Penulis: ais
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved