Bisnis

Beat 110 cc Masih Jadi Varian Terlaris Honda

Oleh karena hal ini pula, motor matic saat ini menyumbang kontribusi yang paling besar dari sisi penjualan sepeda motor Honda.

Beat 110 cc Masih Jadi Varian Terlaris Honda
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Thomas Wijaya selaku Marketing Director PT AHM memberikan keterangan kepada awak media di sela acara Honda Bikers Day (HBD) 2019 di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (30/11/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Beat 110 cc masih menjadi varian produk terlaris PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai produsen sepeda motor Honda.

Disusul varian Scoopy, Vario 125 cc dan juga Vario 150 cc.

Hal ini dikarenakan cakupan pengguna Beat yang luas dan harga yang terbilang ekonomis.

“Rata-rata varian Honda Beat kita laku terjual sekitar 120 ribu unit per bulan,” kata Thomas Wijaya selaku Marketing Director PT AHM saat sesi Jumpa Pers di sela-sela acara Honda Bikers Day (HBD) 2019 di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (30/11/2019).

Honda Bikers Day (HBD) 2019, Wida Tempuh Ribuan Kilometer Demi HBD 2019

Menurut Thomas, tingginya angka penjualan Beat 110 cc karena varian ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan sebuah sepeda motor masa sekarang yang identik dengan motor yang praktis, ekonomis dan bisa digunakan banyak orang mulai dati pria wanita, dewasa dan juga anak-anak.

Oleh karena hal ini pula, motor matic saat ini menyumbang kontribusi yang paling besar dari sisi penjualan sepeda motor Honda.

“Kontribusi jenis matic di pasaran ada di kisaran angka 87-88 persen. Sisa 10 persen sisanya adalah varian bebek dan sport. Memang jenis matic cukup mendominasi,” kata Thomas.

Ekspor Honda BeAT Melonjak 43 Persen

Tingginya minat masyarakat terhadap jenis matic ini juga terlihat dari catatan angka penjualan motor Honda.

Yaitu, dari angka 4.171.000 unit motor Honda terjual tahun ini hingga Oktober, varian matic mengalami pertumbuhan 7 persen.

Sementara varian bebek dan sport, justru mengalami penurunan meskipun tidak signifikan.

Meski demikian, pihak AHM tidak akan serta merta mengurangi produksi varian sport dan bebek.

“Meski minat masyarakat terhadap varian bebek dan sport menurun, kami akan tetap menyediakan varian ini selama masih dibutuhkan masyarakat meski prosentase sedikit,” kata Thomas. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Susilo Wahid Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved