Dana Talangan DP Rumah 0 Persen Dipangkas 75 Persen, Anies Baswedan Minta Dibahas Ulang

Dana Talangan DP Rumah 0 Persen Dipangkas 75 Persen, Anies Baswedan Minta Dibahas Ulang

Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNNEWS.COM/Gita Irawan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai memberi sambutan dalam acara Rapat Kordinasi Nasional Partai Keadilan Sejahtera 2019 (Rakornas PKS) memberi keterangan kepada awak media, Kamis (14/11/2019 di Hotel Bidakara Jakarta 

Dana talangan yang disiapkan maksimal 20 persen dari harga rumah.

Sementara itu, pembayaran cicilan unit difasilitasi oleh Bank DKI melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Menanggapi pemangkasan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta dana talangan untuk uang muka pembelian rumah susun sederhana milik (rusunami) dengan down payment (DP) Rp 0 dibahas ulang dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) DKI tahun 2020.

Sebab, anggaran itu dipangkas Rp 1,5 triliun dalam kebijakan umum anggaran-prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) 2020. Anggaran yang disetujui hanya Rp 500 miliar.

Anies Baswedan Blak-blakan Ungkap Gaji PNS DKI Jakarta, Tunjangan Kinerja Bisa Sampai Belasan Juta

"Masih dalam pembicaraan, nanti tunggu sampai final RAPBD. Mudah-mudahan nanti masih bisa dibahas semuanya," ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2019).

Anies ingin mempertahankan anggaran untuk dana talangan pembelian rusunami DP Rp 0.

Sebab, anggaran itu terkait dengan kegiatan strategis daerah yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kami ingin pastikan pokoknya semua kegiatan strategis itu aman, karena itu menyangkut kepentingan umum yang besar sekali," kata Anies. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dana Talangan untuk Uang Muka Rusunami DP Rp 0 Dipangkas Rp 1,5 Triliun", .

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved