Bantul

Balai Budidaya Ikan Pundong Difokuskan Jadi Ekowisata dan Sentra Perikanan Bantul

Balai Budidaya Ikan nantinya akan dikembangkan menjadi sentra perikanan Bantul sekaligus ekowisata.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Bupati Bantul, Drs Suharsono meresmikan Balai Budidaya Ikan Pundong, Selasa (26/11/2019). Balai Budidaya Ikan yang terletak di jalan Parangtritis kilometer 17.5 itu nantinya akan diproyeksikan sebagai sentra ekowisata ikan di Bumi Projotamansari. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Balai Budidaya Ikan Pundong Bantul secara resmi telah dilaunching oleh Bupati Bantul, Suharsono.

Area seluas 3.5 hektar di Jalan Parangtritis kilometer 17,5 itu awalnya adalah Balai Benih Ikan namun sempat terbengkalai.

Kini, daripada mangkrak, lahan tersebut dimanfaatkan kembali oleh pemerintah.

Berganti nama menjadi Balai Budidaya Ikan yang bertujuan untuk menambah penghasilan asli daerah.

"Ini luas sekali, mangkrak. Tugas saya benah-benah agar bisa menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah)," kata Suharsono, di sela peresmian, Selasa (26/11/2019).

Bupati mengatakan, Balai Budidaya Ikan nantinya akan dikembangkan menjadi sentra perikanan Bantul sekaligus ekowisata.

Bupati Bantul Resmikan Balai Budidaya Ikan di Pundong

Dimana anak-anak maupun pengunjung yang datang nantinya bisa bermain dan belajar mengenai perikanan.

Ada proses pembibitan, pembesaran ikan, sarana outbond, ikan hias hingga laboratorium, sebagai pusat kesehatan ikan.

Agar menambah daya tarik pengunjung, di tempat itu nantinya akan dibangun fasilitas pendukung, seperti kolam renang bertaraf internasional.

"Nanti akan dibangun kolam renang bertaraf internasional. Ini dari Investor sudah melakukan pemaparan, supaya segera dibangun," kata dia.

Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul, Bambang Pin Erwanta mengatakan adanya Balai Budidaya ikan diharapkan dapat menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan ikan kepada anak-anak, termasuk sebagai sarana untuk mendongkrak produktivitas ikan di Bantul.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Selain terdapat fasilitas pembibitan, ditempat tersebut, saat ini telah dilengkapi dengan Laboratorium Kesehatan Ikan.

Ada dua dokter hewan di tempat itu.

Menurut Bambang, mereka bertugas untuk memeriksa ikan yang sakit.

Bukan hanya ikan yang ada di Balai Budidaya saja, namun mereka akan berkeliling, memeriksa juga ke tempat tempat budidaya ikan yang ada di Kabupaten Bantul.

"Harapannya di Bantul tidak ada wabah penyakit ikan. Kita memproteksi secara dini, kira kira di Bantul ada penyakit apa. Terutama di perubahan musim biasanya ada penyakit. Kita meminimalisir sedini mungkin ikan ikan mati yang ada di Bantul," ungkap dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved