Yogyakarta

1.070 Tagana dan Logistik Disiapkan untuk Hadapi Bencana

Sedikitnya 1.070 tagana berada di seluruh wilayah DIY, sehingga di sejumlah desa di DIY minimal memiliki dua tagana bahkan lebih.

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya 1.070 taruna siaga bencana (tagana) berada di seluruh wilayah DIY, sehingga di sejumlah desa di DIY minimal memiliki dua tagana bahkan lebih.

"Sudah siap 1.070 tagana se DIY. Polanya satu desa minimal dua tagana bahkan ada yang tiga atau empat. Sudah terpenuhi, " ujar Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi, kemarin.

Untuk kampung siaga bencana pun jumlah tagana ini sangat diperlukan untuk menambah kekuatan.

Pihak Dinas Sosial DIY juga memastikan stok logistik untuk bencana alam di DIY aman.

Tingkatkan Kesiap-siagaan Sekolah, Tagana Adakan Lomba Simulasi Gempa Bumi

Kepastian ini, kata Untung lantaran sudah memasuki musim penghujan yang rawan dengan bencana alam angin kencang, banjir dan tanah longsor.

Berbagai hal telah disiapkan sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

"Untuk logistik, tidak bisa tidak harus siap seperti kebutuhan dasar anak-anak, wanita, seperti susu, pakaian pantas, " urainya.

Dirinya juga memastikan stok beras juga cukup. Untung juga berdoa agar tidak terpakai karena tidak ada bencana.

"Insyaallah gak terpakai gak ada bencana, " jelasnya.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menjelaskan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan penanggulangan bencana di masyarakat, pada tahun 2020 sebanyak 7.800 satlinmas DIY juga akan dibekali pemahaman tentang penanggulangan bencana.

Hal itu penting, karena sesuai Permendagri 84 Tahun 2014, Satlinmas mempunyai tugas membantu dalam penanggulangan bencana.

Dia juga berharap masyarakat sadar akan potensi bencana di wilayahnya dan tangguh dalam menghadapi risiko bencana.

Eko juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menggalakkan program bersih-bersih lingkungan termasuk saluran air dan sungai untuk mencegah banjir. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved