Yogyakarta

Nama Cabup Sleman dari PDIP Berasal dari Birokrat

DPC PDI P menyebut nama calon bupati ini berasal dari kalangan birokrat, namun keputusan dan rekomendasi nama berada di tangan DPP PDI P.

Nama Cabup Sleman dari PDIP Berasal dari Birokrat
TRIBUNJOGJA.COM / Agung Ismiyanto
Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Nama calon Bupati Sleman dari partai PDI Perjuangan masih misterius.

DPC PDI P menyebut nama calon bupati ini berasal dari kalangan birokrat, namun keputusan dan rekomendasi nama berada di tangan DPP PDI P.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman Koeswanto menjelaskan, pihaknya hingga kini belum berani mengumumkan nama calon bupati dari partai berlambang banteng moncong putih ini.

Hal ini lantaran masih menunggu dari DPP PDI Perjuangan.

Sri Purnomo Siap Dorong Raudi Akmal Jadi Balon Bupati Sleman

"Keputusan di tangan DPP PDI P, calon itu berasal dari birokrat yang kami dorong PNS lama. Tetapi belum bisa kami sampaikan," katanya saat ditemui di Gedung DPRD DIY.

Penjaringan pada birokrat ini, kata dia, karena dari internal partai PDI P tidak ada nama calon yang berani maju.

Pihaknya pun sebelumnya telah melakukan survei terhadap nama calon tunggal yang diserahkan tersebut.

"Sebelum mendorong maju, kami survei di kalangan kepala desa. Pilihan ke depan siapa bupatinya, mereka menyebut nama itu," jelasnya.

Adapun, pihaknya pun menyebut calon dari PDI P dipastikan nasionalis dan sesuai visi misi partai.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Untuk koalisi, pihaknya akan bergerak menjaring wakil bupati setelah turun SK DPP mengenai nama calon tersebut.

"Kalau sudah ada SK DPP, baru kami bergerak bangun koalisi, " ujarnya.

Nuryadi, Ketua DPRD DIY dan juga politisi PDI P mengatakan, pihaknya tidak mengetahui nama yang diajukan oleh partai untuk calon bupati Sleman.

Pihaknya hanya menyebut, calon dari Provinsi adalah Gatot Saptadi, mantan Sekda DIY yang akhirnya mengundurkan diri.

"Kami hormati putusan DPP dan tunggu nanti bagaimana perkembangannya," jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved