Bisnis

UMG Idealab Bantu 12 Startup Yogyakarta

UMG Idealab turut hadir pada event tahunan Jogja Startup Day (JSD) 2019, konferensi startup terbesar di Yogyakarta yang telah sukses diselenggarakan p

UMG Idealab Bantu 12 Startup Yogyakarta
IST
Perwakilan UMG Idealab dan peserta seusai Jogja Startup Day (JSD) 2019 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - UMG Idealab, perusahaan Venture Builder (VB) sekaligus Venture Capital (VC) milik inovator teknologi Kiwi Aliwarga kembali menunjukkan komitmen memajukan startup lokal.

UMG Idealab turut hadir pada event tahunan Jogja Startup Day (JSD) 2019, konferensi startup terbesar di Yogyakarta yang telah sukses diselenggarakan pada 2 - 3 November 2019.

Berlokasi di kampus Amikom Yogyakarta, acara yang diselenggarakan oleh ABP Inkubator bekerjasama dengan Block 71 dan Amikom Computer Club (AMCC) ini menghadirkan 30 narasumber yang berasal dari kota Yogyakarta maupun Singapura.

Selain itu, terdapat 40 startup exhibitor, 10 sesi talkshow, 10 komunitas IT dan Bisnis, dan enam investor yang turut menambah antusiasme pengunjung yang menghadiri acara ini.

8 Startup Binaan ABP Inkubator Hadir di Jogja Startup Day 2019

Sebagai perusahaan yang memiliki visi mendukung kemajuan teknologi Tanah Air, UMG Idealab turut mendukung pengembangan startup ecosystem lokal Yogyakarta dengan aktif melakukan funding, coaching, dan mentoring para startup UMG Idealab yang ada di Yogyakarta.

Hal ini diwujudkan melalui kerja sama dengan AMIKOM Business Park, yakni program inkubator yang fokus menumbuhkan ekosistem startup digital di wilayah kota pelajar.

Selain itu, UMG Idealab aktif melakukan pengembangan riset yang dinilai memiliki potensi dan dampak untuk masa depan Indonesia dengan melibatkan beberapa universitas di sana.

ABP Incubator Sebagai Penggerak Ekosistem Startup di Jogja

Hingga saat ini, Kiwi Aliwarga melalui UMG Idealab telah mendanai 31 startup Indonesia yang dinilai inovatif dan memberikan solusi untuk negeri ini melalui sentuhan teknologi.

Total 12 di antaranya berasal dari Yogyakarta, yaitu Frogs Indonesia, SelenaGo, Botika, Arutalla, Widya Robotics, Widya Wicara, Widya Analytics, MSMB Indonesia, Biotech, Autoconz, Lectro Lithium Titania, dan New Frontier Drug.

Dalam rilisnya, Kiwi Aliwarga menjelaskan dalam jumlah pertumbuhan startup, Indonesia berada di ranking 4 dengan total sekitar 1.720.

Posisi pertama ditempati oleh Amerika, setelahnya India dan Inggris.

Tingginya minat mendirikan startup tidak hanya dirasakan oleh mereka yang berada di pusat Ibu Kota Jakarta, namun hingga ke pelosok negeri di beberapa kota besar, salah satunya Yogyakarta.

Banyak faktor yang menjadikan Yogyakarta sebagai tempat yang ideal untuk mendirikan startup, di antaranya adalah potensi besar di bidang pariwisata, kultur pendidikan yang kental, rendahnya tingkat kemacetan, dan biaya hidup yang tidak terlalu tinggi.

"Pertumbuhan startup di kota-kota di Indonesia yang merata akan membuka peluang untuk semakin meningkatkan ekonomi digital nasional. Tentu kondisi ini sejalan dengan visi Pemerintah untuk menempatkan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved