Bantul

Kawasan Strategis di Bantul Bakal Dipasang WiFi dan CCTV

Diskominfo Kabupaten Bantul berencana memasang jaringan WiFi di sejumlah titik strategis yang ada di kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Kawasan Strategis di Bantul Bakal Dipasang WiFi dan CCTV
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kepala Diskominfo Bantul, Fenty Yusdayati. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bantul berencana memasang jaringan WiFi di sejumlah titik strategis yang ada di kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Hal tersebut sebagai upaya untuk memudahkan akses informasi bagi wisatawan.

Utamanya untuk menunjang mulai beroperasinya Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA).

"Tahun depan, sesuai arahan Pak Sekda, rencananya kawasan strategis di Bantul akan dipasang WiFi," kata Kepala Diskominfo Bantul, Fenty Yusdayati, kemarin.

Pilkades Serentak 2020, Pemkab Bantul Anggarkan Rp25 Ribu Per Pemilih

Ia merinci, sejumlah titik yang menjadi prioritas untuk segera dipasang jaringan nirkabel tersebut, di antaranya Tourist Information Center (TIC), Parangtritis Geomaritime Science Park dan Pendopo Panglima Sudirman yang berada di Desa Grogol, Kecamatan Parangtritis.

Pemasangan jaringan WiFi di tiga lokasi tersebut, menurut dia, sebagai upaya meningkatkan layanan serta akses informasi bagi wisatawan yang sedang berkunjung di sana.

Fenty menargetkan, fasilitas tersebut akan tersedia pada 2020 mendatang.

Digelar Serentak 2020, Pilkades di Bantul Dipastikan Tak Bersinggungan dengan Pilkada

Selain akses jaringan WiFi, pihaknya juga berencana untuk memasang Closed Circuit Television (CCTV).

Pemasangan kamera pengawas itu berfungsi untuk meningkatkan keamanan.

"Selain WiFi kita konsen juga di CCTV, untuk keamanan," terang dia.

Lanjutnya, Diskominfo Bantul, kata Fenty, saat ini juga tengah berusaha memudahkan akses internet bagi masyarakat Bantul.

Pemerintah Thailand Kaji Penerbangan Langsung ke Yogyakarta

Dia mengatakan, sampai saat ini sudah ada 96 titik fasilitas WiFi gratis dan sampai akhir tahun 2019 mendatang akan ditambah di 14 titik lagi.

Termasuk akan dipasang di Pasar Seni Gabusan dan ruang milenial, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Sriharjo, Imogiri.

Kemudian pada tahun 2020 mendatang, akan dilanjutkan pada lima belas desa lainnya di Bantul.

"Nantinya KIM ini bukan hanya sebatas penyampai informasi, tetapi menjadi semacam start up kecil di desa untuk menginformasikan apapun. Termasuk berjualan dan berkreativitas bagi anak anak muda" kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved