Kota Magelang

Inilah Filosofi Piala Wali Kota Magelang Cup 2019

Tak sekadar penghargaan, tropi atau piala bergilir Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Lapangan Beregu Putra Wali Kota Magelang Cup 2019 memiliki filo

Inilah Filosofi Piala Wali Kota Magelang Cup 2019
Dok Humas Pemkot Magelang
Kejuaran Nasional (Kejurnas) Tenis Lapangan Beregu Putra Wali Kota Magelang Cup 2019 kembali digelar, 14-17 November 2019. Kejurnas kali ini terasa istimewa karena memakai lapangan tenis indoor dan outdoor "Moncer Serius" di komplek sport center "Gelora Sanden" yang baru saja diresmikan oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tak sekadar penghargaan, tropi atau piala bergilir Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Lapangan Beregu Putra Wali Kota Magelang Cup 2019 memiliki filosofi tertentu.

Piala bergilir ini akan disimpan dan diterima bergantian bagi pemenang kompetisi Tenis Wali Kota Magelang Cup

Hendra Subiyanto S.E., M.Ec.Dev, desainer tropi Wali Kota Magelang Cup, menjelaskan bulatan dengan diameter 18,54 cm bertuliskan Aksara Jawa yang berbunyi Pakune Tanah Jawa sebagai simbol Gunung Tidar yang gagah dan berada di tengah-tengah Kota Magelang.

"Ini sekaligus sebagai representasi skala luas Kota Magelang 18,54 m3 sesuai Permendagri No. 64 Tahun 2017," terangnya, Jumat (15/11/2019).

Wali Kota Magelang Cup 2019 Dimulai

Kemudian Cakra berbentuk Roda Bunga memiliki makna, antara lain slogan Magelang Kota Sejuta Bunga, simbol 8 penjuru mata angin menunjukan bahwa Wali Kota Magelang Cup dihadiri oleh berbagai daerah di Indonesia.

"Adapun putaran cakra sebagai simbol bahwa manusia harus berfikir dan cerdas sesuai dengan visi Kota Magelang yaitu Masyarakat yang Cerdas," lanjut Hendra, yang juga seorang ASN pada Bagian Organisasi Setda Kota Magelang itu,

Tropi ini juga memiliki lima Kerucut Api Penyangga Lingkaran yang merupakan simbol dari filosofi visi religius Kota Magelang dan merujuk pada ayat Al Quran surat 78 (An Naba’) ayat 6-7.

“Alam naj’ali al-ardha mihaadaan, waaljibaala awtaadaan” yang artinya bukankah kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak," tuturnya.

Tidak hanya itu, jumlah 5 kerucut api sebagai simbol wilayah Kota Magelang dikelilingi 5 gunung yang indah dipandang yaitu Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing dan Andong. Lima kerucut Api juga dapat dimaknai sebagai simbol obor semangat dan fair play dalam pertandingan Wali Kota Magelang Cup.

16 Tim Tenis dari Berbagai Daerah Berkompetisi pada Kejurnas Walikota Magelang Cup 2019

Hendra melanjutkan, lima kerucut berwarna kuning emas sebagai simbol kesejahteraan masyarakat Kota Magelang sesuai dengan visi Kota Magelang yaitu Masyarakat Yang Sejahtera

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved