Gunung Merapi Kembali Tenang Setelah Sempat Luncurkan Awan Panas
Gunung Merapi terpantau tidak mengeluarkan guguran lava pada periode pengamatan Sabtu (9/11/2019) pukul 12.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Gunung Merapi terpantau tidak mengeluarkan guguran lava pada periode pengamatan Sabtu (9/11/2019) pukul 12.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.
Hal tersebut berdasarkan laporan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yang diinformasikan melalui akun Twitter.
"Tidak ada guguran lava yang termati pada periode ini," tulisnya melalui Twitter @BPPTKG, pada Sabtu (9/10/2019).
Masih berdasarkan laporan akun @BPPTKG, pengamatan gunung Merapi via pos Selo, Minggu (10/11/2019) pukul 06:14 WIB visual Gunung Merapi tampak, suhu udara 14.5 °C, kelembaban 55 %rh, pressure 838.7 hpa, angin tenang.
• Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Setinggi 1500 Meter, Ini Pemicunya Menurut BPPTKG
Melalui pos pengamatan Ngepos visual Merapi tampak, suhu udara 19.9 °C, kelembaban 55 %rh, pressure 945.8 hpa, angin tenang, cuaca cerah.
Melalui pos pengamatan Kaliurang visual Merapi tampak, suhu udara 20.7 °C, kelembaban 82 %rh, pressure 918.9 hpa, angin perlahan ke arah barat.
Sedangkan via pos pengamatan Babadan visual Merapi tampak, suhu udara 15.6 °C, kelembaban 64 %rh, tekanan udara 872.9 hpa, angin tenang.
Lalu via pos pengamatan Jrakah visual Merapi tampak, cuaca cerah, kec angin perlahan dari timur, pressure 758.3 hpa, suhu udara 18.0 °C, kelembaban 95 %rh. (Tribunjogja/Hanif Suryo)