Bantul

Diduga Bunuh Diri, Pemandu Karaoke di Parangkusumo Ditemukan Tewas

Seorang pemandu karaoke ditemukan meninggal dunia di kawasan Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, Selasa (5/11/2019).

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang pemandu karaoke ditemukan meninggal dunia dalam kondisi setengah berdiri, dengan leher terikat kabel mikrofon, di sebuah kamar kontrakan di kawasan Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, Selasa (5/11/2019) petang lalu.

Terang saja, kejadian tersebut sempat menggegerkan masyarakat di sekitar Tempat Kejadian perkara (TKP).

Parmi, seorang warga setempat mengungkapkan, lokasi tewasnya korban berada di sekitaran jalan tembus Pantai Parangkusumo-Pantai Depok.

"Saya datang ke lokasi, tetapi di depan rumah yang kamarnya disewa oleh korban itu sudah banyak warga dan polisi," ungkapnya, Rabu (6/11/2019) siang.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Ia pun menjelaskan, korban dalam keseharian dikenal dengan nama Siska (bukan nama sesungguhnya) dan merupakan warga Magelang, Jawa Tengah.

Selain itu, Parmi berujar, saat ditemukan, korban sudah tak bernyawa dengan kondisi mulut berdarah.

"Saya kurang tahu ya, apakah karena bunuh diri, atau dibunuh. Tetapi, kalau bunuh diri kok mulutnya keluar darah dan lidahnya tidak menjulur keluar," ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya mengatakan, korban diduga meninggal karena bunuh diri.

Penjelasan Polisi Bantul, Pemandu Karoke Tewas Terikat Kabel Mikrofon di Kamar Kos

Menurutnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban, meski lehernya terlilit oleh kabel.

"Informasi yang kami dapat dari Kanit (Reskrim) Polsek Kretek tidak ada indikasi dibunuh ya. Diduga korban bunuh diri (dengan cara) gantung diri," cetusnya.

Lebih lanjut, Riko menjelaskan, keluarga korban pun tidak berkenan untuk dilakukan proses outopsi.

Dirinya berujar, jenazah langsung dibawa ke daerah asalnya, untuk segera dikebumikan.

"Ya, jenazah dibawa pulang kampung," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved