Kriminal

Satresnarkoba Polres Kulon Progo Ungkap Kasus Pengedaran Pil Haram

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Kepolisian Resor Kulon Progo berhasil mengungkap jaringan pengedar obat-obatan terlarang di wilayahnya.

Satresnarkoba Polres Kulon Progo Ungkap Kasus Pengedaran Pil Haram
cnn.com
ilustrasi narkoba 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Kepolisian Resor Kulon Progo berhasil mengungkap jaringan pengedar obat-obatan terlarang di wilayahnya.

Jaringan ini melibatkan empat orang pemuda asal Sentolo dan Pengasih.

Pengungkapan kasus itu bermula dari penangkapan DR (18) di wilayah Pengasih pada 22 Oktober lalu.

Ia kedapatan memiliki sebutir pil Riklona yang termasuk psikotropika.

Dari DR polisi mengembangkan penyelidikan hingga muncul nama IS (20), pemuda asal Sentolo yang memasok pil tersebut kepadanya.

Jual Ratusan Yarindu Buat Modal Nikah, Untungnya Melimpah tapi Kini Dia Tanggung Akibatnya

IS pun diciduk polisi dan kemudian mengaku mendapatkan barang haram itu dari rekannya bernama FA (19), warga Pengasih.

Setelah ditangkap, FA berdasarkan pemeriksaan ternyata mendapatkannya dari AW (24), asal Sentolo.

"AW ini adalah orang yang sejak tiga bulan terakhir kami pantau karena terindikasi memiliki sediaan farmasi tanpa izin yakni pil Yarindo. Dia mendapatkannya dari seseorang di wilayah Yogya," kata Kepala Satreskrim Polres Kulon Progo, AKP Munarso, Kamis (31/10/2019).

Polisi pun bergerak cepat dan meringkus AW untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

Saat ditangkap, barang bukti yang didapatkan cukup seidkit namun hasil penyelidikan berkata lain.

Halaman
12
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved