Yogyakarta

Gugatan Atlet ke KONI DIY, Penggugat Yakin PN Yogya Berwenang Menyelesaikan Perkara

Proses persidangan sembilan atlet Kota Yogyakarta yang dinyatakan tidak lolos verifikasi untuk tampil di Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019 lalu,

Gugatan Atlet ke KONI DIY, Penggugat Yakin PN Yogya Berwenang Menyelesaikan Perkara
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Proses persidangan sembilan atlet Kota Yogyakarta yang dinyatakan tidak lolos verifikasi untuk tampil di Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019 lalu, kembali berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta, Kamis (31/10/2019).

Dalam persidangan, kuasa hukum tergugat dari KONI DIY dan turut tergugat dari empat KONI kabupaten se-DIY menyerahkan bukti-bukti terkait kasus yang membelit mereka.

Pihak tergugat yang diwakili Normala Sinta Dewi menyerahkan bukti untuk menyanggah bukti-bukti dari pihak penggugat yang telah diserahkan pada sidang sebelumnya.

KONI DIY Menilai Kasus Gugatan 9 Atlet Sudah Selesai, Penggugat Siapkan Saksi

Adapun bukti yang diserahkan kapada majelis hakim yang diketuai Asep Permana, yakni 8 bukti fisik berupa surat putusan, undangan, hingga tanda terima surat yang menyatakan bahwa KONI Yogya telah setuju dengan penyelesaian kasus pendaftaran atlet Porda melalui arbitrase.

Berdasar bukti-bukti tersebut, maka dapat diartikan bahwa KONI Yogya sudah setuju penyelesaian melalui jalur arbitrase dan persoalan tersebut tak bisa dibawa ke ranah pengadilan umum.

Proses persidangan bakal memasuki tahapan putusan sela pada, Kamis (14/11/2019) mendatang.

Kuasa Hukum Penggugat, Bastari Ilyas berharap majelis hakim memberikan keputusan sela dimana perkara ini tetap menjadi kewenangan Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta dan persidangan terus dilanjutkan.

"Kami yakin bahwa PN Yogya memiliki kewenangan untuk menggelar dan menyelesaikan perkara ini. Hal tersebut sudah sesuai dengan bukti-bukti tertulis yang kami serahkan kepada majelis hakim pekan lalu," kata Bastari.

Tergugat dan Turut Tergugat Tak Hadiri Sidang Gugatan Atlet ke KONI DIY

"Jadi, kami berharap, berdasar bukti-bukti dan keterangan yang telah kami sampaikan di persidangan sebelumnya, majelis hakim memberikan keputusan sela yang menyatakan kasus ini tetap menjadi kewenangan PN Yogya untuk menyidangkannya," tambahnya.

Lebih lanjut, Bastari menyampaikan berdasar pada bukti-bukti yang telah pihaknya sampaikan, maka majelis hakim dapat memutuskan bahwa kasus ini tetap menjadi kewenangan PN Yogya.

Andai dalam putusan sela majelis hakim memutuskan hal berbeda serta menyatakan tak berwenang menyidangkan kasus ini, nantinya akan ditetapkan pula di pengadilan mana kasus ini dapat diselesaikan.

"Kalau nanti diputuskan bahwa kasus ini masuk ranah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) ya kami akan bawa kasus ini ke PTUN. Tapi kami masih sangat yakin dengan bukti-bukti yang kami sampaikan, kasus ini memang sudah jadi ranah PN Yogya," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved