Kulon Progo
Pengusaha Kerupuk Asal Kulon Progo Panen Rezeki di Teriknya Kemarau Tahun Ini
Panasnya cuaca membikin kerupuk mentah cepat kering dalam waktu singkat sehingga bisa segera dijual.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Panasnya cuaca musim kemarau belakangan ini mungkin dikeluhkan banyak orang.
Namun, bagi pembuat kerupuk seperti Shopoan (61), teriknya matahari justru sangat bermanfaat.
Warga Pedukuhan Tubin, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah itu memiliki usaha rumahan berupa produksi kerupuk rambak udang Rambak Echo yang berjalan sejak 2005.
Terik matahari jelas sangat dibutuhkan dalam proses produksinya, terutama untuk penjemuran kerupuk mentah.
• Tutorial Make Up ke Sekolah, Tampil Kece Tanpa Kena Marah Guru Ala Tasya Farasya
Panasnya cuaca membikin kerupuk mentah cepat kering dalam waktu singkat sehingga bisa segera dijual.
"Tujuh bulan belakangan panasnya terus-terusan jadi produksinya lebih cepat. Dua hari dijemur sudah kering. Kalau hujan itu bisa empat hari," kata Shopoan pada Tribunjogja.com, Jumat (25/10/2019).
Ia mengaku bersyukur karena panas matahari cukup stabil saat musim kemarau ini sehingga berimbas baik pada usahanya.
Lain cerita jika musim hujan sudah turun dan intensitasnya tinggi.
Proses produksi sudah dipastikan terganggu mengingat penjemuran butuh waktu lama karena cenderung tidak ada panas matahari.
Lembabnya udara juga membuat adonan kerupuk lebih mudah ditumbuhi jamur.
• Suhu Panas Musim Kemarau di Yogyakarta dan Daerah Lainya Bisa Dipantau Lewat Aplikasi Ventusky
Shopoan beserta tujuh orang karyawannya harus menyortirnya secara teliti untuk menjaga kualitas rasa kerupuknya.
"Kalau sudah hujan, penjemuran bisa makan waktu sampai empat hari. Kami bahkan pernah tidak produksi karena hujan terus turun setiap hari," kata Shopoan.
Rata-rata sehari Shopoan bisa menghasilkan hingga sekitar 130 kilogram kerupuk matang.
Sedangkan pada musim panas ini jumlah itu bisa meningkat hingga dua kali lipat.
Tak heran, omzetnya bisa meningkat cukup tinggi belakangan ini hingga puluhan juta setiap bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pengusaha-kerupuk-asal-kulon-progo-panen-rezeki-diteriknya-kemarau-tahun-ini.jpg)