Angin Kencang di Lereng Merapi Dipicu Anomali Aliran Angin Lembah

Angin kencang yang terjadi di kawasan lereng merapi dipicu akibat adanya anomali aliran angin lembah. BMKG menyebut angin ini bersifat lokal

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Mona Kriesdinar
twitter BPPTKG
ILUSTRASI - visual Gunung Merapi pada Sabtu 31 AGustus 2019 sekitar pukul 06.00 WIB via PGM Selo. 

Hal itu menyebabkan tekanan udara di wilayah ini menjadi cukup rendah.

"Sebagaimana kita tahu, bahwa dalam skala tertentu, tekanan udara permukaan berbanding terbalik dengan suhu udara permukaan. Suhu yang lebih panas akibat erupsi Merapi dan guguran lava yang terjadi dalam waktu yang cukup lama, akan mampu menurunkan tekanan udara permukaan sehingga udara mengalir ke wilayah dengan suhu lebih panas tersebut," terangnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved