Awas! Ikan Asin pun Bisa Menjadi Pemicu Kanker

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menyebut bahwa ikan asin juga menjadi salah satu bahan makanan yang dapat memicu kanker. Ini penjelasannya

Editor: iwanoganapriansyah
NGI/Aulia Erlangga
Ilustrasi penjemuran ikan asin di kawasan Pabean Udik, Indramayu. 

Konsumsi Sewajarnya

Meski demikian, Aru juga mengingatkan bahwa ikan asin tidak akan menimbulkan kanker jika dikonsumsi dalam batas wajar.

“Yang perlu diperhatikan yakni jika mengkonsumsi hingga tiga kali seminggu atau lebih itu bahaya. Kalau (makan ikan asin) sesekali tak apa, tapi kalau sering itu yang bisa jadi faktor pemicu kanker tadi. Apapun jangan kebanyakan, mungkin bisalah dua minggu sekali atau sebulan sekali saja,” jelas Aru.

Selain itu, ikan asin sebagai pemicu kanker akan lebih cepat lagi terjadi jika ada faktor-faktor lainnya yang terjadi di tubuh seseorang.

“Kita itu kalau makan ikan asin, nasinya jadi banyak dan karbohidratnya juga nambah jadi banyak. Udah gitu kita enggak olahraga, jadi lemak, obesitas, terus kanker deh,” ujarnya.

Jadi, semua hal itu terjadi secara tidak langsung, serta ada pula pengaruh faktor lain, seperti daya tahan tubuh yang buruk, merokok, dan kurang makan-makanan mengandung serat. (Ellyvon Pranita)

.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ikan Asin Juga Bisa Jadi Penyebab Kanker, Ini Penjelasan Ahli".

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved