Pengakuan Maspuryanto, Pria yang Bakar Istri di Surabaya, Mulai dari Khilaf Hingga Siapkan Bensin
Pengakuan Maspuryanto, Pria yang Bakar Istri di Surabaya, Mulai dari Khilaf Hingga Siapkan Bensin
TRIBUNJOGJA.COM - Pelaku pembakaran istri di Surabaya, Maspuryanto (47) berhasil diamankan polisi saat dalam perjalanan menuju ke Pati, Jawa Tengah.
Pelaku ditangkap polisi saat berada di dalam bus di wilayah Lasem, Rembang.
Setelah diamankan polisi, pelaku langsung dibawa ke Surabaya untuk proses penyidikan.
Pelaku baru menikahi istrinya sekitar 1,5 bulan tersebut langsung diperiksa oleh penyidik terkait aksi kejamnya yang membakar Putri Nalurita.
Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya, Maspuryanto mengaku dirinya nekad membakar istrinya karena khilaf.
Saat kejadian, dirinya dan istrinya tengah terlibat cekcok.
Berikut pengakuan Maspuryanto tentang aksinya yang nekad membakar istrinya sendiri :
1. Mengaku Khilaf
Dengan tangan terborgol, Maspuryanto (47) mengaku khilaf telah membakar sang istri.
Maspuryanto merasa tak dihargai sebagai seorang suami.
"Saya tidak dihargai sebagai suami. Dia itu kalau ada masalah sedikit langsung cemberut, marah," katanya dihadapan polisi dan wartawan, Kamis (17/10/2019).
2. Sebut Istrinya Minta Cerai
Pria asal Pati, Jawa Tengah itu menyebut sehari sebelum persitiwa pembakaran itu terjadi, Putri Narulita meminta cerai dengannya.
Permintaan itu dituliskan Putri melalui pesan whatsapp kepada Maspuryanto.
Sontak, Maspuryanto kesal dan marah. Amarah itu ditumpahkan saat korban datang ke tempat kosnya di Jalan Ketintang Baru II Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/fakta-terbaru-kasus-suami-bakar-istri-di-surabaya-pelaku-ditangkap-di-dalam-bus-saat-kabur-ke-pati.jpg)