Gunungkidul

5 KK di Gunungkidul Ikut Transmigrasi

Sedikitnya 15 Kepala Keluarga (KK) mengikuti program transmigrasi dengan tujuan Pulau Kalimantan dan Sulawesi pada tahun ini.

5 KK di Gunungkidul Ikut Transmigrasi
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ingin mendapatkan kehidupan lebih layak, sedikitnya 15 Kepala Keluarga (KK) mengikuti program transmigrasi dengan tujuan Pulau Kalimantan dan Sulawesi pada tahun ini.

Kepala Seksi Komunikasi, Informasi dan Edukasi, Bidang Transmigrasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Chatarina Emi Purwaning mengatakan, pada tahun ini kuota telah tercukupi yaitu kurang lebih 15 keluarga yang diberangkatkan.

"Program ini tidak hanya untuk pemerataan saja, tetapi juga beberapa keluarga yang mengaku ikut transmigrasi untuk memperbaiki taraf hidupnya," ujarnya.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Sambungnya, nanti para keluarga tidak hanya mendapatkan tempat tinggal saja, tetapi mereka juga akan diberikan lahan yang digunakan oleh KK yang digunakan untuk bercocok tanam.

Selain itu dirinya mengatakan, transmigrasi tidak hanya mengikuti program dari pusat.

Pasalnya juga ada yang dibiayai oleh APBD Kabupaten.

"Untuk tiga keluarga dibiayai oleh daerah, sedangkan 12 keluarga lainnya dibiayai oleh APBN. Kita terus berusaha untuk membuka akses transmigrasi dan masyarakat juga antusias untuk ikut berpartisipasi,” ungkapnya.

Ia mengatakan tujuan untuk transmigrasi masih fokus pada tiga lokasi yaitu Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.

Mahasiswa UGM Laksanakan KKN di Lokasi Transmigrasi Sumatera Barat

"Banyak faktor yang menjadi pertimbangan mulai dari akses, ketersediaan lahan hingga tingkat kepadatan jumlah penduduknya,” imbuh Emi.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto mengatakan, pihaknya mendukung penuh dalam program transmigrasi.

"Program ini menjadi salah satu upaya dari masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan," katanya.

Meski demikian, Ari meminta kepada pemkab agar benar-benar memperseiapkan keluarga transmigran.

Selain membantu dalam upaya adaptasi, keluarga harus diberikan bekal keterampilan untuk tinggal di tempat yang baru.

“Mudah-mudahan dengan program ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya menyangkut dengan upaya meningkatkan kesejahteraan,” katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved