Yogyakarta
DPRD DIY Akan Kunker Selama 76 Hari Selama Setahun
Pemangkasan kunker ini jika dihitung secara nominal akan menghemat sekitar Rp 11 hingga 14 miliar.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pihak Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD DIY hingga kini terus menghitung nominal terkait pemangkasan kunjungan kerja hingga 50 persen pada periode 2019-2024 ini.
Data terakhir, pemangkasan kunker ini jika dihitung secara nominal akan menghemat sekitar Rp 11 hingga 14 miliar.
“Hingga saat ini kami terus menghitung nominalnya. Kalau posisinya penghematan sekitar 50 persen, jadi nominalnya ada Rp 11 hingga 14 miliar,” ujar Kasubbag Program Sekretaris Dewan DPRD DIY, Agung Sukendar kepada Tribunjogja.com, kemarin (10/10/2019).
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
Kendar mengatakan, pemangkasan hari untuk kunker dari 132 hari menjadi maksimal 76 hari dalam satu tahun ini akan menghemat biaya cukup banyak.
Hal ini karena tentu saja ada anggaran yang dihemat karena tidak ada biaya perjalanan, tiket pesawat dan akomodasi.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi menegaskan, DPRD periode ini berjanji akan mengurangi kunjungan kerja (kunker) keluar daerah.
Dia mengatakan, kalau sebelumnya anggota dewan bisa kunker lebih dari 100-an hari per tahunnya, maka periode kali ini maksimal hanya 76 hari dalam satu tahun.
“Kami akan banyak menyerap aspirasi masyarakat, keluar daerah hanya 76 hari, kira-kira berkurang 40 sampai 45 persen. Jadi yang lainnya kalau toh pergi bisa ke Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul," tegasnya.
• Wakil Ketua DPRD DIY Sebut Atasi Kemacetan Yogya dengan Transportasi Massal
Pengurangan jatah kunker keluar daerah itu, menurut Nuryadi sebagai bentuk perjuangan mendengar aspirasi rakyat DIY.
Anggota dewan periode ini ingin lebih sering bertemu masyarakat.
Dengan pengurangan kunker itu, maka DPRD DIY bisa menghemat anggaran per tahunnya.
"Saya tidak paham detail penghematannya, tetapi yang jelas ini logikanya. Anggaran yang sekian hari kali 55 (anggota DPRD) kali harga pesawat, harga hotel itu kan ketahuan," jelasnya.
Hari kerja pun akan menjadi enam hari sehingga para wakil rakyat ini benar-benar bekerja melayani masyarakat. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)