Daftar Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK Selama 6 Bulan Terakhir, Mulai Gubernur Hingga Bupati
Daftar Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK Selama 6 Bulan Terakhir, Mulai Gubernur Hingga Bupati
TRIBUNJOGJA.COM - Sejumlah kepala daerah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tahun 2019 ini.
Kasus OTT KPK yang terbaru adalah Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara yang diamankan oleh tim penyidik KPK pada Minggu (6/10/2019) lalu.
Sebelumnya, KPK juga mengamankan Bupati Bengkayang Suryadman Gidod serta Bupati Kudus M Tamzil.
Selain M Tamzil, KPK juga telah menetapkan Akhmad Sofyan, pelaksana tugas Sekretaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kudus, sebagai tersangka.
Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, berikut fakta kepala daerah yang terjaring OTT KPK
1. Dua kali korupsi, M Tamzil terancam hukuman mati
KPK akan mempertimbangkan ulang ancaman hukuman mati dalam kasus korupsi Bupati Kudus Muhammad Tamzil, walaupun Tamzil sudah dua kali terjerat kasus korupsi.
"Nanti kita perhitungkan ulang, keterlibatan dia ini benar-benar sampai di mana, dan nanti yang memastikan bukan satu dua, kita semua ramai-ramai dulu (memastikan)," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, saat ditemui di Gedung Pusdiklat Kemensetneg, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2019).
• Senin Siang, Bupati Lampung Utara yang Terjaring OTT Tiba di KPK, Diam Tak Komentar Apapun
Basaria mengatakan, untuk menentukan hukuman Tamzil, proses penyidikan harus lebih dulu selesai.
KPK bakal mempelajari apa-apa saja yang memberatkan tersangka.
Seperti diketahui, Tamzil selesai menjalani masa hukuman dan bebas pada Desember 2015.
Lalu pada 2018 ia kembali mencalonkan diri sebagai bupati Kudus dan kembali terpilih.
Kini, Tamzil kembali diciduk dalam kasus korupsi saat baru 10 bulan menjabat bupati Kudus.
Ia masuk ke lubang yang sama setelah hampir tiga tahun menghirup udara bebas.
• Kronologi Singkat KPK Operasi Tangkap Tangan Bupati dan Pejabat di Lampung
2. KPK amankan Rp 600 juta dan 7 orang, termasuk Bupati Lampung Utara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/senin-siang-bupati-lampung-utara-yang-terjaring-ott-tiba-di-kpk-diam-tak-komentar-apapun.jpg)