Breaking News:

Kulon Progo

Siapkan SDM Terampil, Pemkab Kulon Progo Targetkan 92 Paket Pelatihan Kerja Setahun Ini

Melalui Balai Latihan Kerja (BLK) setempat, ditargetkan ada 92 paket pelatihan berbasis kompetensi hingga akhir tahun ini.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Upaya penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif masih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

Melalui Balai Latihan Kerja (BLK) setempat, ditargetkan ada 92 paket pelatihan berbasis kompetensi hingga akhir tahun ini.

Kepala BLK Kulon Progo, Saryono mengatakan, tahun ini ada 92 paket pelatihan kerja yang dilaksanakan.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Sebanyak 79 paket pelatihan sudah berjalan dan menyisakan empat paket yang akan digeber hingga akhir tahun.

Pelatihan di UPT BLK ini, merupakan satu dari beberapa upaya untuk menekan angka pengangguran.

"Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini peserta bisa mendapatkan sertifikat berstandar nasional sesuai kompetensinya sehingga siap bersaing dan memanfaarkan peluang kerja yang ada," kata Saryono, Minggu (6/10/2019).

Adapun saat ini pelatihan berbasis kompetensi itu sudah memasuki gelombang VII yang baru saja dimulai dan akan berlangsung pada 1 Oktober-22 November.

GN-OTA Siasati Kemiskinan di Kulon Progo

Pelatihan ini diikuti 144 peserta yang terbagi dalam 9 paket dengan masing-masing paket diikuti 16 peserta.

Paket pelatihan itu yakni pembuatan kue dan roti, perakitan komputer, internet makerting, teknisi lemari pendingin,mebel dan furniture, pemeliharaan berkala kendaraan ringan, front liner, desain grafis dan juru las.

Dalam pelatihan kerja ini, pihak BLK memberikan beberapa fasilitas.

Di antaranya alat tulis, bahan pelatihan berupa teori dan praktik, bantuan transportasi, konsumsi, pakaian kerja, pakaian olahraga, serta asuransi selama pelatihan.

Ini Janji-Janji Pimpinan DPRD Kulon Progo yang Baru Dilantik

"Nantinya, peserta yang berkompeten juga akan diberikan sertifikat," kata Saryono.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Kulon Progo, Jumanto berharap BLK dapat melahirkan tenaga kerja andal, terampil, profesional, dan siap memasuki pasar kerja.

Ia juga berharap terjadi keseimbangan antara jumlah tenaga kerja yang tersedia dengan jumlah tenaga kerja yang diinginkan dunia kerja.

"Kita harapakan terjadi match antara supplay dan demand tenaga kerja. Antara lulusan SMA ataupun SMK maupun alumni BLK ini kemudian match dengan dunia industri sehingga bisa mendorong percepatan program nasional," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved