Kisah Keluarga yang Tinggal di Hutan Terpencil Hingga Tak Tahu Pernah Ada Perang Dunia II

Satu keluarga melarikan diri ke hutan terpencil di Siberia. Mereka hidup di sana terisolir hingga tak pernah tahu bahwa pernah terjadi perang dunia II

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Bored Panda
Keluarga Lykov yang menghuni pedalaman Siberia 

Kisah Keluarga yang Terisolasi di Hutan Siberia

Siberia adalah salah satu daerah di muka ini yang jarang dihuni.

Ini terjadi lantaran kawasan ini memiliki iklim yang 'menyiksa'. Terutama ketika terjadi musim dingin yang panjang di mana suhu rata-rata bisa turun hingga -25 derjat celcius.

Namun bukan berarti tidak perpenghuni.

Ada salah satu keluarga penduduk Siberia yang menjadi terkenal di seluruh dunia.

Mereka telah tinggal di sana sepanjang abad 20 jauh dari peradaban di Taiga, Distrik Abakan, Siberia.

Melarikan Diri ke Hutan

Semuanya berawal ketika terjadi pembersihan etnis pada tahun 1936 ketika saudara laki-laki seorang penduduk, Karp Lykov ditembak oleh patroli Bolshevik di luar desa mereka.

Rusia saat itu berada di bawah kediktatoran kaum Bolshevik ateis.

Orang-orang beragama dari berbagai agama dilecehkan dan dianiaya.

Viral Medsos, Kisah Kakek 63 Tahun Nikahi Wanita Cantik Berusia 27 Tahun, Parasnya Cantik Bak Artis

Lykov sendiri merupakan anggota kepercayaan tua, dari sekte Ortodoks Rusia fundamentalis, yang dianiaya di Rusia sejak zaman Peter Agung (awal abad ke-18).

Setelah pembunuhan saudara laki-lakinya, Karp Lykov, bersama dengan istrinya Akulina dan dua anak mereka - seorang putra bernama Savin (9 tahun) dan putri Natalia (2 tahun) lari ke hutan dan tidak pernah kembali.

Keluarga Lykov yang menghuni pedalaman Siberia
Keluarga Lykov yang menghuni pedalaman Siberia (Bored Panda)

Masuk ke Hutan Lebih Jauh

Dengan membawa harta seadanya, Lykov masuk ke hutan semakin jauh hingga ke wilayah Taiga.

Kisah Keluarga yang Anak-anaknya Meninggal Satu per Satu, Merasa Kena Kutukan Lalu Tinggal di Hutan

Mereka membawa serta roda pemintal, untuk dapat membuat pakaian, yang mereka seret sejauh ratusan mil. Keluarga itu bertahan hidup dengan kentang dan jamur liar.

Dua anak lagi lahir ketika tinggal di taiga - putra Dmitry pada 1940 dan putri Agafia pada 1943. Hingga akhir 70-an, tak satu pun dari anak-anak Lykov pernah bersentuhan dengan dunia luar atau dengan seseorang dari keluarga mereka.

Belajar dari Buku Satu-satunya

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved