Kisah Keluarga yang Anak-anaknya Meninggal Satu per Satu, Merasa Kena Kutukan Lalu Tinggal di Hutan

Seperti terkena kutukan kata ayah saya karena kakak saya selalu meninggal. Kakak saya ada 8 dan setiap tahun meninggal satu per satu. Hanya tersisa 2

Kisah Keluarga yang Anak-anaknya Meninggal Satu per Satu, Merasa Kena Kutukan Lalu Tinggal di Hutan
youtube.com/tribun jateng
Keluarga di Kabupaten Pekalongan yang tinggal di hutan 

Semi (75) mengisahkan keluarga bapaknya yang anak-anaknya meninggal satu per satu, Merasa terkena kutukan lalu tinggal di hutan

"Seperti terkena kutukan kata ayah saya karena kakak saya selalu meninggal. Kakak saya ada 8 dan setiap tahun meninggal satu per satu. Hanya tersisa dua, termasuk saya"

Merasa terkena kutukan, satu keluarga di Dukuh Sigintung, Desa Tuwareh Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, mengungsi ke tengah hutan.

Sumi dan Untung saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Rabu (10/7/2019).
Sumi dan Untung saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Rabu (10/7/2019). (Tribunjateng.com/Budi Susanto)

Kisah Keluarga di Pekalongan Hidup di Hutan Karena Merasa Terkena Kutukan, Ternyata Ini Penyebabnya

Bebasnya Ety dari Hukuman Mati dan Pemulangan 80 TKI, Entin Sempat Ditahan Majikan 10 Tahun

Lokasi keluarga tersebut menetap terletak di tengah hutan pinus yang berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kecamatan Paninggaran.

Tempat tinggal mereka di tengah hutan ini memiliki medan berat.

Masih banyak pula hewan liar antara lain babi hutan dan kera.

Namun, keluarga tersebut betah tinggal berpuluh-puluh tahun.

Bahkan keluarga tersebut kini beranak-pinak dan tak ingin pindah dari lokasi mereka tinggal.

Untung (77) sang kepala keluarga, menjelaskan, almarhum ayah mertuanya sengaja pindah ke tengah hutan karena anaknya meninggal satu persatu.

“Mertua saya pindah ke sini sekitar tahun 1966.

Hingga kini saya bersama istri menetap karena lokasinya damai,” tuturnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (10/7/2019).

Halaman
1234
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved