Kulon Progo

Pameran Manunggal Fair di Kulon Progo Berpotensi 'Nyampah'

Pameran diisi 439 kavling stand peserta karena lokasinya lebih besar dan ada di dua titik yakni Taman Budaya Kulon Progo serta Lapangan Pengasih.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pameran Manunggal Fair 2019 dipastikan berpotensi memunculkan sampah dalam jumlah banyak.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo berharap permasalahan sampah ini benar-benar diperhatikan pengelola pameran dan penanggungjawab stand.

Manunggal Fair 2019 digelar Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pada 27 September-6 Oktober.

Pameran ini diisi oleh sekitar 439 kavling stand peserta karena lokasinya lebih besar dan ada di dua titik yakni Taman Budaya Kulon Progo serta Lapangan Pengasih.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Sebanyak 239 kavling berada di TBK kemudian 200 sisanya di Lapangan Pengasih.

Peserta terdiri atas OPD, bisnis dan umum yang diampu pemerintah, BUMD, perusahaan swasta, organisasi masyarakat dan pelaku usaha.

Kepala DLH Kulon Progo, Arief Prastowo, Rabu (2/10/2019), mengatakan ajang pameran pembangunan ini berpotensi menghasilkan sampah bervolume besar.

Bukan tidak mungkin muncul dampak kegiatan berupa peningkatan timbulan sampah yang tidak terkelola secara benar.

Terutama saat kegiatan berakhir, petugas kebersihan jadi memiliki tugas seabrek yang harus dilakukan untuk mengembalikan kebersihan lokasi seperti sedia kala.

Ini Janji-Janji Pimpinan DPRD Kulon Progo yang Baru Dilantik

"Seluruh penanggungjawab stand pameran diimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan lokasi pameran," terang Arief.

Maka itu, pihaknya sudah menerbitkan surat bernomor 660/1358 terkait imbauan kebersihan yang diedarkan kepada masing-masing penanggungjawab stand pameran.

Satu di antara yang bisa dilakukan para peserta pameran untuk menjaga kebersihan itu adalah dengan menyedekahkan atau menabung sampah yang laku jual seperti kertas, botol plastik, dan kaleng.

"Peserta pameran bisa menyetorkannya ke stand DLH Kulon Progo di lokasi pameran," kata Arief.

Manunggal Fair 2019 Kulon Progo Resmi Dibuka

Terpisah, pegiat lingkungan dari Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Merti Bawono Asri Kulon Progo, Sudaryono, tumpukan sampah yang dihasilkan dari sebuahkegiatan acara selalu menjadi sorotan, terutama ketika acara tersebut sudah berlangsung.

Ia berharap pihak penyelenggaran memiliki strategi penanggulangan sampah agar tidak banyak menimbulkan masalah.

Misalnya dengan penyediaan tempat sampah umum dalam jumlah banyak serta sesering mungkin menghimbau pengunjung maupun peserta pameran melalui tulisan maupun pengeras suara untuk tidak buang sampah sembarangan.

"JPSM juga berencana gropyok sampah di area pameran. Waktu pelaksanaannya belum kami tentukan karena masih dikoordinasikan," kata Sudaryono. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved