Kota Yogya
Sah, Pimpinan DPRD Kota Yogyakarta Telah Dilantik
Pimpinan DPRD Kota Yogyakarta mengucapkan sumpah pada Rapat Paripurna Pimpinan DPRD Kota Yogyakarta, Selasa (1/10/2019).
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pimpinan DPRD Kota Yogyakarta mengucapkan sumpah pada Rapat Paripurna Pimpinan DPRD Kota Yogyakarta, Selasa (1/10/2019).
Melalui rapur tersebut maka kini pimpinan DPRD Kota Yogyakarta yang terdiri dari Danang Rudiyatmoko (ketua), HM Fursan (wakil), dan Dian Novitasari (wakil) telah resmi menjadi pimpinan definitif.
Danang Rudiyatmoko, ditemui sesuai rapur mengatakan, dengan pelantikan dan pengukuhan pimpinan definitif ini, maka pembentukan alat kelengkapan (alkap) maupun pembahasan anggaran serta Raperda yang lain dapat segera dilaksanakan.
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
Ia optimis semua akan selesai sesuai dengan tata kala.
"Besok (hari ini) kami adakan rapur alkap. Jangan dipikir bakal langsung dapat pemimpinnya ya, ini baru komposisinya. Menentukan anggota per komisi," urainya.
Ia menambahkan, bahwa Badan Musyawarah dan Badan Anggaran telah terbentuk, sehingga untuk pembahasan anggaran sudah bisa dimulai ketika pimpinan definitif telah dilantik.
"Karena pimpinan dewan ini bisa memimpin di mana-mana (alkap), sehingga bisa (melakukan pembahasan). Tidak terganggu," ujarnya.
Penyampaian Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS), dapat berjalan di masing-masing komisi yang menjadi mitra OPD Pemerintah Kota Yogyakarta.
• SK Gub Turun, Peresmian Pimpinan DPRD Kota Yogya Dilakukan Awal Oktober
"Melalui pembahasan tersebut, kita sambil lihat calon pimpinannya (pimpinan alkap)," bebernya.
Pimpinan alkap tersebut, bukan ditentukan oleh Pimpinan DPRD Kota Yogyakarta melainkan musyawarah mufakat dari anggota per komisi.
Ia berharap nantinya pimpinan tersebut bisa muncul melalui musyawarah.
Namun bila berjalan alot, maka mau tidak mau akan menempuh jalan voting.
Selain membahas anggaran untuk APBD 2020, Danang juga menjamin bahwa pembahasan raperda yang lain juga akan berjalan secara simultan sehingga tidak ada 'kemacetan' pembahasan raperda.
• Kursi Pimpinan Komisi C dan D DPRD Kota Yogya Tinggi Peminat
"Bapemperda ada, bamus dan banggar juga ada. Agenda kedewanan jalan. Setelah semua selesai, kita lanjutkan reses. Masih tersisa satu tahun ini. Reses ini penting karena kaitannya alokasi dana kelurahan. Tidak main-main," bebernya.