Yogyakarta

Musim Kemarau, Warga Diimbau Perbanyak Minum Agar Tidak Dehidrasi

Di musim kemarau panjang ini, Masyarakat dihimbau untuk mengurangi aktifitas keluar rumah jika tidak terlalu penting.

Musim Kemarau, Warga Diimbau Perbanyak Minum Agar Tidak Dehidrasi
nationalofchange.org
ilustrasi minum air putih 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA. COM, YOGYA - Di musim kemarau panjang ini, masyarakat diminta untuk tetap menghemat air.

Masyarakat juga dihimbau untuk mengurangi aktifitas keluar rumah jika tidak terlalu penting.

"Selain itu, juga diminta untuk menjaga diri dengan banyak minum agar tidak dehidrasi. Yang paling penting juga menghemat air karena periode kemarau. Hindari membakar sampah sembarang tempat untuk menghindari kebakaran, " jelas Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Etik Setyaningrum.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai dampak pancaroba/peralihan musim berupa terjadinya potensi hujan dengan intensitas sedang- lebat terutama sore menjelang malam hari yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang.

Masyarakat khususnya petani juga jangan beranggapan kalau sudah memasuki musim hujan karena di periode pancaroba, hujan belum konsisten per harinya.

"Sehingga pola tanam diharapkan menyesuaikan iklim pancaroba/peralihan," paparnya.

Dinkes DIY Sebut Ispa dan Diare Rawan Menyerang Saat Musim Kemarau

Kekeringan Ekstrim

Adapun, berdasarkan sebaran titik monitoring hari tanpa hujan yang diupdate tanggal 10 September 2019, terlihat sebagian besar wilayah DIY mengalami kategori kekeringan meteorologis ekstrim dengan tidak ada hujan lebih dari 60 hari.

Berdasarkan datan BMKG, kondisi terakhir wilayah yang mengalami hari tanpa hujan terpanjang 1 selama 159 hari terjadi di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, terpanjang ke 2 146 hari di Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul dan Kecamatan Galur, Panjatan, Kulonprogo.

"Monitoring terhadap perkembangan musim kemarau menunjukkan seluruh DIY sampai dengan kondisi sekarang masih dalam periode musim kemarau, " jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved