Film

Pemutaran Film Joker Di Bioskop Amerika Serikat Akan Dijaga Polisi

Kepolisian Los Angeles, AS, atau LAPD mengumumkan akan meningkatkan keamanan di setiap bioskop ketika film Joker diputar.

Pemutaran Film Joker Di Bioskop Amerika Serikat Akan Dijaga Polisi
www.hindustantimes.com
Joaquin Phoenix dalam film 'Joker' 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Dwi Latifatul Fajri

Tribunjogja.com - Film Joker akan ditayangkan di bioskop Indonesia mulai bulan Oktober 2019.

Namun Warner Bros Entertainment mengumumkan telah membatasi akses untuk wartawan media cetak dan siaran saat karpet merah (red carpet) di pemutaran perdana film Joker di Amerika Serikat.

Dikutip dari Variety.com, acara tersebut akan di tayangkan hari Sabtu di Hollywood di TCL Chinese Theatre. Hanya beberapa fotografer yang diberi akses untuk talent dan pembuat film.

Kru dan pemain film dikabarkan akan datang antara lain Joaquin Phoenix, Todd Philips, Zazie Beetz dan Frances Conroy.

"Karpet merah akan digunakan untuk fotografer saja" kata seseorang yang memberitahu pihak Variety.

Langkah ini digunakan untuk membatasi wawancara setelah satu minggu tentang kekerasan dan provokatif dalam film ini.

Langkah ini digunakan untuk membatasi informasi dan melindungi penonton Amerika yang siap memutar film ini.

Sebelumnya terjadi kasus penembakan masal dan semakin meningkat di Amerika Serikat.

Kepolisian Los Angeles, AS, atau LAPD mengumumkan akan meningkatkan keamanan di setiap bioskop.

"Menyadari keprihatinan publik dan signifikansi historis yang terkait dengan pemutaran perdana Joker. Meskipun tidak ada ancaman yang dapat dipercaya di daerah Los Angeles, kami akan mempertahankan visibilitas tinggi di sekitar bioskop selama pemutaran film," kata pihak kepolisian dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya terjadi penembakan massal di bioskop Aurora, Colorado tahun 2012. Penembakan tersebut terjadi ketika pemutaran film The Dark Knight Rises.

Pelaku memakai rambut warna oranye kemerahan dan mengaku dia adalah Joker. Lalu keluarga dan teman korban mengirimkan surat pada Warner Bros karena keresahan film Joker. Mereka khawatir film Joker mempromosikan tindak kejahatan.

Sutradara film Joker, Todd Phillips membantah anggapan tersebut. Menurut dia film Joker tidak menyinggung siapapun dan cerita Joker hanyalah rekaan dari komik.

( Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri )

Penulis: Dwi Latifatul Fajri
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved