Kesehatan
10 Pencegahan Penyakit Kulit Eksim yang Ditandai Bercak Merah dan Gatal Pada Balita
Dermatitis atopik atau dikenal dengan eksim susu, merupakan penyakit kulit yang umum dialami bayi. Berikut pencegahannya :
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Dwi Latifatul Fajri
TRIBUNJOGJA.COM - Dermatitis atopik atau dikenal dengan eksim susu, merupakan penyakit kulit yang umum dialami bayi.
Gejala penyakit ini adalah kulit terasa gatal, bintik-bintik ataupun ruam merah pada kulit, kulit menjadi kering dan bersisik, kulit menjadi menebal dan berwarna kehitaman, serta menyebabkan luka-luka pada kulit.
Eksim biasanya terjadi di area sekitaran pipi, lekukan siku, dan lutut. Eksim dipicu karena pengaruh lingkungan bersuhhu dingin dan banyak polusi.
Alergi makanan seperti susu, telur, ikan, ayam, dan kacang-kacangan menjadi pemicu eksim.
Selain itu, faktor genetik atau riwayat keluarga juga menjadi pemicu eksim.
Penting untuk orang tua memperhatikan dan mengenali penyebab anak yang terus menggaruk kulitnya dan memperparah eksim.
• 5 Langkah Mudah untuk Mencegah Gejala Kanker Kulit pada Anak
Dikutip dari Grid Health, berikut gelaja timbulnya penyakit eksim :
- Muncul rasa gatal pada kulit yang semakin parah, terutama saat malam hari
- Muncul bercak berwarna abu kecokelatan, yang timbul pada : tangan, kaki, leher, dada, kelopak mata, siku dan lutut, serta pada wajah dan kepala jika eksim dialami oleh bayi.
- Kulit kering dan bersisik.
- Kulit memerah dan menggelembung yang berisi cairan bening.
- Kulit menjadi terasa kasar, pecah-pecah, sensitif, dan mudah bengkak atau berdarah jika tergores.
Setelah mengindentifikasi gejala eksim, orang tua dapat mencegah dan menyembuhkan eksim pada anak.
• 6 Tips Menjaga Gusi Tetap Sehat
Dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia, berikut pencegahannya :
- Jangan biarkan anak mengonsumsi makanan yang dicurigai bisa memicu rasa gatal atau menyebabkan eksim pada anak.
- Memandikan anak menggunakan sabun pH netral dan mengandung pelembab. Hindari juga pembersih yang memiliki kandungan antibakteri karena bisa menyebabkan hilangnya minyak alami dalam tubuh dan membuat kulit anak menjadi kering, serta memperparah eksim.
- Pastikan anak mandi dengan menggunakan air hangat selama 10 hingga 15 menit, sebanyak 2 kali sehari.
- Oleskan krim steroid yang sesuai dengan resep dokter, pada kulit anak yang terkena eksim.
- Jika eksim mulai sembuh, oleskanlah krim pelembab pada tubuh anak setiap ia selesai mandi untuk mencegah kulit kering pada anak.
- Setelah anak selesai berenang, pastikan ia segera mandi untuk membersihkan sisa klorin untuk mencegah munculnya rasa gatal pada kulit.
- Jangan memakaikan anak pakaian berbahan terlalu tebal, ketat dan berbahan wol yang bisa memicu rasa gatal pada kulit. Sebaiknya, pakaikan anak pakaian berbahan katun.
- Cucilah pakaian anak dengan deterjen dan bilaslah sampai benar-benar bersih. Mencucui sampai bersih berguna untuk mencegah bahan kimia dan berbagai bakteri yang menempel pada pakaian baru, agar tak mengenai kulit anak.
- Selalu mencuci pakaian baru sebelum digunakan oleh anak.
- Orangtua harus selalu memperhatikan kebersihan popok pada bayi. (Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-penderita-eksim.jpg)